PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) mencatatkan kinerja yang relatif solid pada kuartal pertama 2026,. Foto: Indofood.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) mencatatkan kinerja yang relatif solid pada kuartal pertama 2026,. Foto: Indofood.

Laba Bersih Indofood Sukses Makmur Naik 9 % di Kuartal I-2026

Arif Wicaksono • 01 Mei 2026 11:48
Jakarta: PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) mencatatkan kinerja yang relatif solid pada kuartal pertama 2026, di tengah tekanan global yang masih membayangi. Perseroan berhasil membukukan pertumbuhan penjualan, meski laba usaha mengalami penurunan.
 
Sepanjang periode yang berakhir pada 31 Maret 2026, Indofood membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp33,89 triliun. Angka ini tumbuh 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp31,56 triliun.
 
Baca juga:  Kinerja Indofood 2025 Melesat! Laba Tembus Rp10 Triliun, ICBP Ikut Tumbuh                   

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, Anthoni Salim, menyatakan perseroan tetap mampu mempertahankan kinerja di tengah meningkatnya konflik geopolitik. Ia menegaskan Indofood akan terus fokus pada pertumbuhan berkelanjutan, menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat.
 
Pertumbuhan penjualan tersebut mencerminkan permintaan yang tetap terjaga di berbagai lini bisnis Perseroan. Kinerja ini juga menunjukkan daya tahan sektor konsumsi di tengah dinamika ekonomi global.

Namun demikian, laba usaha Indofood tercatat turun 6 persen menjadi Rp6,53 triliun, dari Rp6,92 triliun pada kuartal pertama tahun lalu. Penurunan ini terutama disebabkan oleh lebih rendahnya keuntungan selisih kurs dari kegiatan operasional.
 
Meski laba usaha tertekan, Indofood masih mampu menjaga margin laba usaha di level sehat, yakni sekitar 19,3 persen. Hal ini menunjukkan efisiensi operasional Perseroan tetap terjaga di tengah tekanan eksternal.
 
Sementara itu, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk justru mencatatkan pertumbuhan. Laba bersih meningkat 9 persen menjadi Rp2,96 triliun, dari Rp2,72 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan