Rupiah. Foto: MI.
Rupiah. Foto: MI.

Rupiah Menguat Tipis Terhadap Dolar AS

Antara • 10 Juli 2026 08:58
Ringkasnya gini..
  • Berdasarkan data pasar Investing hingga pukul 08.46 WIB, mata uang rupiah berada di level Rp18.082,3 per dolar AS atau menguat 13,2 poin (0,07 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya.
  • Berdasarkan data pasar Investing hingga pukul 08.46 WIB, mata uang rupiah berada di level Rp18.082,3 per dolar AS atau menguat 13,2 poin (0,07 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya.

Jakarta: Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini. 

Berdasarkan data pasar Investing hingga pukul 08.46 WIB, mata uang rupiah berada di level Rp18.082,3 per dolar AS atau menguat 13,2 poin (0,07 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa Turun ke 4,8% di 2026                                               

Penguatan rupiah terjadi di tengah pelemahan Indeks Dolar AS (DXY) yang turun 0,15 persen ke level 100,570. Penurunan indeks tersebut mencerminkan melemahnya dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia.

Meski demikian, rupiah masih tertekan oleh beberapa mata uang di kawasan Asia. Yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar terhadap rupiah setelah naik 0,42 persen ke level Rp111,70.

Ringgit Malaysia juga menguat 0,28 persen ke posisi Rp4.443,45. Sementara itu, yuan Tiongkok naik 0,21 persen menjadi Rp2.664,91 per yuan.

Di sisi lain, dolar Singapura menguat 0,15 persen ke level Rp14.000,58. Adapun euro bergerak relatif stabil di posisi Rp20.691,0 tanpa perubahan berarti dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, dari pasar komoditas, harga emas dunia mengalami koreksi pada awal perdagangan. Emas spot turun 0,32 persen atau USD13,38 menjadi USD4.110,44 per troy ons setelah sebelumnya mencatatkan penguatan dalam beberapa sesi perdagangan.


 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan