Penguatan ini menunjukkan potensi pemulihan setelah IHSG mengalami tekanan cukup dalam pada perdagangan sebelumnya.
Selain IHSG, indeks saham unggulan LQ45 juga mengalami kenaikan. Pada pembukaan perdagangan, indeks yang berisi 45 saham berkapitalisasi besar itu menguat 9,98 poin atau 1,33 persen ke posisi 760,56.
Sentimen positif dari Wall Street
Pergerakan positif IHSG juga dipengaruhi oleh sentimen global, khususnya dari bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street yang ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya.Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,50 persen ke level 47.740,80. Sementara itu, indeks S&P 500 ditutup menguat 0,83 persen ke level 6.795,99, sedangkan Nasdaq Composite mencatat kenaikan paling tinggi yakni 1,38 persen ke level 22.695,94.
| Baca juga: Pembukaan Hari Ini IHSG Melemah ke Level 7.240 |
IHSG sempat terkoreksi tajam
Pada perdagangan sebelumnya, Senin, 9 Maret 2026, IHSG sempat mengalami penurunan cukup signifikan.Indeks ditutup melemah 3,27 persen ke level 7.337, bahkan sempat turun hingga 7.156 pada perdagangan intraday.
Tekanan terhadap pasar saham saat itu dipicu oleh meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu distribusi minyak global.
Situasi tersebut mendorong harga minyak dunia melonjak hingga menembus US$100 per barel.
"Kondisi ini juga memicu kekhawatiran terhadap APBN Indonesia akibat potensi kenaikan subsidi energi," jelas analis BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hariannya yang dikutip pada Selasa, 10 Maret 2026.
Selain itu, sentimen domestik juga dipengaruhi oleh penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari yang tercatat berada di level 125,2.
Peluang rebound IHSG
Meski sempat mengalami tekanan, analis juga menyampaika IHSG diperkirakan memiliki peluang untuk melakukan technical rebound pada perdagangan selanjutnya.Potensi pemulihan ini didorong oleh beberapa faktor, salah satunya koreksi harga minyak global setelah adanya rencana negara-negara G7 untuk melepas cadangan minyak strategis.
Di sisi lain, sejumlah saham di pasar juga sudah berada di area support dan kondisi oversold, yang secara teknikal membuka peluang penguatan.
"Secara teknikal, support IHSG berada di 7.200–7.300 dengan resistance di 7.400–7.500, sementara pasar juga menantikan rilis data Retail Sales Indonesia," tulisnya.
Rekomendasi saham hari ini
Beberapa saham yang dinilai menarik untuk diperhatikan pada perdagangan selanjutnya antara lain:- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
- PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
- PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News