Ilustrasi. Foto: MI
Ilustrasi. Foto: MI

Dibuka Hijau, Begini Arah Pergerakan IHSG Hari Ini

Annisa ayu artanti • 22 Januari 2026 10:17
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Kamis pagi dengan sentimen positif. IHSG dibuka menguat seiring respons pelaku pasar terhadap penguatan bursa global, khususnya Wall Street.
 
Melansir Antara, Kamis, 22 Januari 2026, pada pembukaan perdagangan, IHSG tercatat naik 41,83 poin atau 0,46 persen ke level 9.052,16. Sejalan dengan itu, indeks saham unggulan LQ45 turut menguat 4,63 poin atau 0,53 persen ke posisi 876,05.

Sentimen global dorong IHSG pagi ini

Penguatan IHSG tak lepas dari sentimen positif pasar saham global. Pada perdagangan sebelumnya, indeks utama Wall Street ditutup menguat.
 
Dow Jones Industrial Average naik 1,21 persen ke level 49.077,23. Indeks S&P 500 menguat 1,16 persen ke posisi 6.875,62, sementara Nasdaq Composite juga naik 1,18 persen ke level 23.224,82.

Penguatan ini memberikan angin segar bagi pasar saham Asia, termasuk Indonesia, pada awal perdagangan hari ini.
 
Baca juga: Pasar Saham Tertekan, IHSG Dibayangi Gejolak Global

IHSG review: tekanan masih terasa

Meski dibuka menguat, IHSG pada perdagangan sebelumnya justru ditutup melemah 1,36 persen ke level 9.010. Tekanan jual masih terasa dengan catatan net foreign sell mencapai Rp1,88 triliun di pasar reguler.
 
Dalam riset BRI Danareksa Sekuritas dijelaskan, pelemahan tersebut dipicu oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Dari eksternal, pasar mencermati risiko meningkatnya arus keluar modal asing seiring wacana tarif baru dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sementara dari dalam negeri, pelemahan nilai tukar rupiah turut membebani pergerakan pasar saham.
 
Keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen dinilai belum cukup kuat untuk menahan tekanan jual di pasar.

Proyeksi IHSG

Secara teknikal, IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi. Level support terdekat berada di kisaran 8.948, sementara resistance berada di area 9.035.
 
Selama sentimen global dan pergerakan rupiah belum menunjukkan perbaikan yang signifikan, tekanan terhadap IHSG diperkirakan masih berlanjut.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan