Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma

FREN, BBYB, hingga BIPI Jadi Menu Saham Pilihan di Akhir Pekan Ini, Minat?

Angga Bratadharma • 11 November 2022 09:36
Jakarta: Ajaib Sekuritas memperkirakan gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini bergerak bervariasi di level 6.957-7.102. Sedangkan pada perdagangan kemarin, Kamis, 10 November 2022, indeks acuan saham Indonesia berakhir tertekan sebanyak minus 1,46 persen atau minus 103,25 poin ke level 6.966,84.
 
Financial Expert Ajaib Sekuritas M Julian Fadli mengungkapkan Kementerian Perindustrian berupaya mengembangkan industri mold, dies, jig, and fixture atau industri tools. Sektor tersebut merupakan bagian dari industri mesin dan peralatan dalam sektor industri barang modal, komponen, bahan penolong, dan jasa industri.
 
"Pertumbuhan industri ini dikarenakan penyerapan yang baik dari sektor otomotif. Hingga Agustus 2022 kinerja ekspor industri mold sebesar USD15,8 juta, industri dies sebesar USD8,7 juta, serta industri jig and fixture sebesar USD44 juta, dalam riset hariannya, Jumat, 11 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari mancanegara, tambahnya, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Oktober 2022 di level 7,7 persen. Level tersebut lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai 8,2 persen YoY dan lebih rendah dari konsensus di level delapan persen YoY.
Baca: Luhut Paparkan Langkah Indonesia Jadi Negara Maju di 2045

Adapun core inflation tercatat mengalami penurunan yaitu di level 6,3 persen YoY pada Oktober 2022, lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya 6,6 persen YoY dan di bawah konsensus 6,5 persen YoY. Capaian inflasi AS yang di bawah ekspektasi dan lebih rendah dapat mendorong The Fed mempertimbangkan pengetatan kebijakan moneter ke depan.
 
Lebih lanjut, Julian mengungkapkan saham-saham pilihan Ajaib Sekuritas, yakni:

PT Smartfren Telecom Tbk (FREN)

Buy: Rp74
TP: Rp76
Stop loss: Rp72
 
FREN meraih pendapatan usaha sebesar Rp8,28 triliun hingga kuartal III-2022, meningkat 8,4 persen secara YoY. Adapun laba bersih ikut naik menjadi Rp1,64 triliun, berbalik dari rugi bersih di periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp441,7 miliar. Secara teknikal saham FREN sudah memasuki level support-nya sehingga berpotensi terjadi rebound dalam jangka pendek, indikator stochastic sudah membentuk pola golden cross di area oversold.

PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB)

Buy: Rp865
TP: Rp890
Stop loss: Rp840
 
BBYB berhasil menjaring Dana Pihak Ketiga (DPK) dengan total mencapai Rp13 triliun per September 2022. Salah satu yang tertinggi dibandingkan dengan bank digital lainnya dengan persentase kenaikan mencapai 88 persen. Secara teknikal saham BBYB sedang dalam fase bullish secara jangka pendek dengan berada di atas MA-5 dengan potensi melanjutkan kenaikan dengan indikator stochastic masih di area netral.

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI)

Buy: Rp137
TP: Rp141
Stop loss: Rp133
 
BIPI masuk ke dalam daftar perusahaan keuangan Morgan Stanley Capital Indonesia alias MSCI Inc kategori Small Cap Indexes List sehingga sahamnya berpotensi dilirik investor global. Adapun pengumuman secara efektif akan dilakukan pada 1 Desember 2022. Secara teknikal saham BIPI berpotensi rebound dalam jangka pendek seiring dengan harga ditutup di level tertingginya dengan volume perdagangan yang meningkat.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif