Meski terdengar seperti istilah ekonomi yang rumit, penaikan BI Rate ini punya dampak langsung ke kehidupan sehari-hari, mulai dari cicilan, tabungan, sampai investasi.
Karena itu, penting banget buat kamu untuk memahami bagaimana cara menyikapi kenaikan suku bunga agar kondisi finansial tetap aman.
Harus gimana menyikapi kenaikan suku BI-Rate?
Merangkum dari laman Bank Indonesia dan NOBU Bank, berikut beberapa poin yang harus menjadi perhatian kamu saat BI-Rate naik:| Baca juga: Bentengi Rupiah, BI-Rate Naik 50 Bps Jadi 5,25 Persen |
1. Pinjaman
Dengan mengetahui arah BI Rate (naik atau turun), kamu bisa memprediksi potensi perubahan cicilan pinjaman dan menyesuaikan rencana keuangan.Misalnya, jika BI Rate naik ada kemungkinan cicilan pinjaman kamu juga akan naik sehingga kamu bisa mencicil lebih awal atau menambah penghasilan untuk mengantisipasi perubahan tersebut.
Jadi ketika ada pengumuman BI-Rate naik ada baiknya kamu memeriksa jenis bunga kamu, apakah tetap atau mengambang. Kalau mengambang, siap-siap sesuaikan anggaran.
2. Investasi
BI Rate turut mempengaruhi tingkat keuntungan investasi. Ketika BI Rate tinggi, instrumen investasi seperti deposito mungkin lebih menarik.Sebaliknya, saat BI Rate rendah, kamu mungkin perlu mencari alternatif investasi yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi.
Nah, jika kamu ingin investasi saat BI-Rate tinggi bisa mempertimbangkan deposito, obligasi, atau reksadana pasar uang.
3. Tabungan
Mengetahui BI Rate membantu kamu memperhitungkan potensi perubahan bunga tabungan. Saat BI Rate naik, bunga tabungan biasanya juga naik, sehingga kamu bisa memaksimalkan tabungan untuk mendapatkan keuntungan lebih.Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News