Jajaran direksi Tunas Ridean. Foto: dok TURI.
Jajaran direksi Tunas Ridean. Foto: dok TURI.

Emiten TURI Cetak Pendapatan Rp11,7 Triliun di Kuartal III

Ade Hapsari Lestarini • 07 Desember 2022 16:14
Jakarta: PT Tunas Ridean Tbk (TURI) mencatat pendapatan bersih grup untuk periode yang berakhir pada 30 September 2022 sebesar Rp11,7 triliun atau meningkat 35 persen dari tahun sebelumnya.
 
Sementara itu, laba yang diatribusikan kepada pemegang saham meningkat 100 persen sebesar Rp730,7 miliar dan laba per saham juga naik 100 persen menjadi Rp131.
 
"Laba grup dari bisnis otomotif naik 61 persen menjadi Rp448,0 miliar karena terjadinya peningkatan penjualan. Pasar mobil nasional naik 22 persen menjadi 732.465 unit, dan penjualan mobil grup naik 21 persen menjadi 31.695 unit," ujar Direktur Tunas Ridean Andrew Ling, saat paparan publik, Rabu, 7 Desember 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menuturkan, pasar nasional perdagangan motor sampai dengan kuartal ketiga 2022 turun menjadi 3,6 juta unit. Penjualan sepeda motor grup turun satu persen menjadi 155.677 unit.
 
"Sedangkan kontribusi laba dari bisnis rental meningkat signifikan sebesar Rp32,0 miliar, terutama disebabkan oleh peningkatan unit dalam kontrak dan keuntungan pelepasan/pernjualan armada per unit yang lebih tinggi. Jumlah armada rental naik menjadi 8.877 unit," jelasnya.
 
Perusahaan asosiasi yang 49 persen sahamnya dimiliki grup, Mandiri Tunas Finance, memberikan kontribusi laba sebesar Rp250,8 miliar, lebih tinggi 214 persen terutama sebagai hasil dari pemulihan pendapatan bunga bersih dan pemulihan cadangan kerugian penurunan nilai. Jumlah pembiayaan baru naik 40 persen menjadi Rp20,1 triliun.
 
Adapun pendapatan bersih grup untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 sebesar Rp12,2 triliun naik 45 persen dari tahun sebelumnya. Sementara laba yang diatribusikan kepada pemegang saham sebesar Rp538,5 miliar atau naik 1.158 persen. Laba per saham juga naik 1.158 persen menjadi Rp97.
 
Baca juga: Diluncurkan Bulan Depan, Apa Itu Papan Ekonomi Baru?

Perdagangan saham masih dihentikan

Perdagangan saham PT Tunas Ridean Tbk di BEI masih dihentikan sementara sejak 27 Mei 2022. Hal ini sehubungan dengan rencana perseroan untuk go private dan delisting. Pada 29 Juli 2022, semua pemegang saham independen yang hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), dengan suara bulat menyetujui keputusan sehubungan dengan rencana go private melalui pembelian kembali saham.
 
Dalam kurun waktu 2 Agustus 2022 sampai dengan 2 September 2022, sebagai bagian dari rencana go private, perseroan melakukan prosedur pembelian kembali saham untuk membeli kembali seluruh saham yang dimiliki oleh pemegang saham publik sejumlah 419.982.000 saham atau 7,52 persen dari jumlah yang ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp1.700 (pembelian kembali saham).
 
"Perseroan telah berhasil membeli kembali sebanyak 409.988.944 saham atau setara dengan 97,6 persen dari saham publik perseroan sebesar 419.982.000 yang merupakan objek pembelian kembali saham perseroan dari 218 pemegang saham publik," ungkapnya.
 
Pada 9 September 2022, untuk memberikan kesempatan kepada pemegang saham publik perseroan yang belum berpartisipasi dalam pembelian kembali saham, perseroan selanjutnya mengumumkan perpanjangan jangka waktu pembelian kembali saham yang akan dimulai pada 12 September 2022 sampai dengan 12 Oktober 2022 dengan harga penawaran Rp1.700 untuk setiap saham.
 
"Selama dilakukannya pembelian kembali saham tahap yang kedua, terdapat 56 pemegang saham independen yang menjual sahamnya, setara dengan 8.645.978 saham. Pada akhir periode tersebut, perseroan memiliki 59 pemegang saham independen yang memiliki 1.347.078 saham," pungkasnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id


 
(AHL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif