Mata uang rupiah. Foto: AFP.
Mata uang rupiah. Foto: AFP.

Gara-gara 2 Hal Ini, Rupiah Makin Letoy ke Rp15.266/USD

Arif Wicaksono • 28 September 2022 16:02
Jakarta: Mata uang rupiah melemah lagi terhadap dolar AS. Mata uang rupiah terkena imbas dampak kenaikan inflasi serta suku bunga The Fed yang masih agresif.
 
baca juga:  Ini Nih yang Bikin Rupiah Jeblok.. dari Penguatan Dolar AS hingga Lesunya Minat Investor Asing di RI

Bloomberg mencatat mata uang rupiah berada pada level Rp15.266 per USD atau melemah 0,94 persen pada penutupan perdagangan Rabu, 28 September 2022. Yahoo Finance melansir mata uang rupiah berada pada level Rp15.266 per USD atau melemah 142 bps atau 0,94 persen.
 
Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan nilai tukar rupiah kelihatannya masih berpotensi tertekan terhadap dolar AS hari ini masih karena sentimen The Fed.
 
"Pasar masih berekspektasi The Fed masih akan agresif menaikkan suku bunga acuannya hingga akhir tahun. Yield obligasi AS tenor 10 tahun pun terus naik, mencetak level tinggi sejak 12 tahun lalu di kisaran 3,9 persen," ujar Ariston, saat dihubungi, dilansir Antara, Rabu, 28 September 2022,

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ariston menyampaikan semalam data ekonomi AS yaitu data penjualan rumah baru pada Agustus masih menunjukkan kenaikan yang bisa diartikan ekonomi AS masih kuat menahan beban kenaikan suku bunga acuan AS.
 
Angka penjualan rumah baru mencapai 685 ribu unit, lebih tinggi dibandingkan estimasi pasar sebanyak 500 ribu unit.
 
"Sementara dari dalam negeri, ekonomi Indonesia masih dibebani oleh potensi kenaikan inflasi yang bisa melambatkan pertumbuhan," kata Ariston.
 
Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi pada September 2022 mencapai 0,77 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm), dengan penyumbang utama kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
 
Pada awal September lalu, pemerintah mengumumkan penyesuaian harga BBM subsidi dan nonsubsidi. Harga pertalite menjadi Rp10 ribu per liter dari sebelumnya Rp7.650 per liter. Harga solar menjadi Rp6.800 per liter, dari sebelumnya Rp5.000 per liter, dan harga pertamax menjadi Rp14.500 per liter, dari sebelumnya Rp12.500 per liter.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif