Foto: Grafis Medcom.id
Foto: Grafis Medcom.id

Saham Farmasi Rontok, Tak Terbawa Euforia Vaksinasi Covid-19

Ekonomi Emiten Saham industri farmasi
Ade Hapsari Lestarini • 13 Januari 2021 15:36
Jakarta: Euforia vaksinasi covid-19 secara nasional ternyata tidak mendorong saham-saham farmasi melejit. Faktanya, saham-saham emiten sektor ini justru rontok.
 
Sebelumnya, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi bergerak positif di tengah penguatan harga komoditas serta kemajuan vaksin.
 
Technical Analyst & Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi dalam hasil risetnya memprediksikan kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi orang pertama yang divaksinasi hari ini juga dapat menjadi sentimen positif bagi saham-saham farmasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pantauan Medcom.id, Rabu, 13 Januari 2021, usai perdagangan saham sesi kedua, beberapa saham farmasi justru tak menunjukkan tanda-tanda menanjak. Berikut daftarnya:

1. PT Kimia Farma Tbk (KAEF)

Saham emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini terpantau melemah Rp475 atau setara 6,81 persen ke posisi Rp6.500 per saham. Pada perdagangan pagi saham perseroan dibuka di posisi Rp7.000 per lembar.

2. PT Indofarma (INAF)

Senada dengan Kimia Farma, saham Indofarma juga terpeleset hingga 6,81 persen ke level Rp6.500 dari pembukaan pagi yang berada di posisi Rp7.200 per lembar.

3. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)

Saham farmasi Kalbe Farma juga terjerembab hingga 6,55 persen atau setara Rp110 ke level Rp1.570 per lembar. Pada pembukaan pagi saham perseroan berada di posisi Rp1.700 per lembar.

4. PT Phapros Tbk (PEHA)

Saham Phapros juga terpantau jeblok hingga 6,82 persen atau setara Rp180 ke posisi Rp2.460 per lembar, dibandingkan pembukaan pagi yang berada di Rp2.720.
 
 
Halaman Selanjutnya
  5. PT Pyridam Farma…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif