Ilustrasi rupiah. Foto: Metrotvnews.com/Husen M
Ilustrasi rupiah. Foto: Metrotvnews.com/Husen M

Begini Kondisi Rupiah Usai BI-Rate Naik Jadi 5,25%

Annisa ayu artanti • 20 Mei 2026 17:37
Ringkasnya gini..
  • Rupiah menguat 52 poin ke Rp17.654 per dolar AS usai BI Rate naik 50 bps.
  • Pasar merespons positif kebijakan BI dan pidato ekonomi Presiden Prabowo.
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sore ini membalikkan keadaan usai adanya intervensi agresif yang dilakukan oleh para pemangku kebijakan. 
 
Pasar merespons positif langkah-langkah taktis yang diambil untuk membentengi perekonomian domestik.
 
Melansir Antara, Rabu, 20 Mei 2026, nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan hari ini menguat 52 poin atau 0,29 persen jadi Rp17.654 per USD dari sebelumnya Rp17.706 per USD.

Research & Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Tiffani Safinia mengatakan penguatan ini sebagai dampak dari respons Bank Indonesia (BI) menjaga stabilitas rupiah.
 
“Pasar masih mencermati respons pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas rupiah, termasuk efektivitas intervensi di pasar valas dan obligasi,” katanya, Rabu, 20 Mei 2026.
 
Baca juga: Bentengi Rupiah, BI-Rate Naik 50 Bps Jadi 5,25 Persen

BI melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mei 2026 memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 50 basis poin (bps) sehingga berada pada level 5,25 persen.
 
Suku bunga deposit facility diputuskan untuk naik 50 bps sehingga pada level 4,25 persen. Begitu pula suku bunga lending facility yang diputuskan untuk naik 50 bps sehingga pada level 6 persen.
 
Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah, serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen yang ditetapkan pemerintah.
 
Bagi BI, keputusan ini juga sejalan dengan fokus kebijakan moneter pada 2026 pada stabilitas (pro-stability) untuk memperkuat ketahanan eksternal ekonomi Indonesia dari dampak global.
 
Sentimen juga dipengaruhi oleh pidato Presiden Prabowo terkait arah kebijakan ekonomi dan fiskal yang dinilai penting untuk menjaga kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional.
 
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak menguat ke level Rp17.685 per USD dari sebelumnya Rp17.719 per USD.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan