Berdasarkan pantauan aplikasi pasar keuangan Investing pada Jumat, 8 Mei 2026, pukul 09.20 WIB, nilai tukar dollar AS terhadap rupiah berada di level Rp17.363,7 per USD atau naik 109,7 poin setara 0,64 persen.
| Baca juga: Rupiah Tertekan ke Rp17.347 per Dolar AS, Investor Cermati Arah Negosiasi AS-Iran |
Penguatan dolar AS juga tercermin dari Indeks Dolar AS yang naik 0,16 persen ke level 98,102. Kenaikan indeks dolar ini menunjukkan mata uang negeri Paman Sam ini sedang diburu investor.
Sementara itu, sejumlah mata uang Asia juga mengalami kenaikan terhadap rupiah. Yen Jepang tercatat berada di level Rp110,67 per yen atau menguat 0,13 persen. Baht Thailand berada di posisi Rp538,003 atau menguat 0,11 persen terhadap rupiah.
Adapun yuan Tiongkok diperdagangkan di level Rp2.551,55 atau naik tipis 0,05 persen. Sementara euro stagnan di level Rp20.347 per euro. Di sisi lain, ringgit Malaysia justru bergerak melemah terhadap rupiah. Ringgit Malaysia tercatat turun 0,05 persen ke level Rp4.434,13.
Pergerakan mata uang global hari ini turut dipengaruhi sentimen pasar internasional, termasuk penguatan dolar AS dan kenaikan harga emas dunia. Dolar AS tetap berada di bawah tekanan karena meredanya ketegangan geopolitik.
"De-eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah, seperti Iran menerima kesepakatan yang diusulkan AS dan pembukaan kembali Selat Hormuz secara bertahap, dapat terus mendukung kenaikan FX Asia," kata analis MUFG dalam sebuah catatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News