Bendera Inggris (REUTERS Toby Melville)
Bendera Inggris (REUTERS Toby Melville)

Kebijakan Suku Bunga Rendah di Inggris Sedang Diselidiki

Angga Bratadharma • 23 Desember 2016 06:40
medcom.id, London: Sebuah komite parlemen telah menempatkan pengawasan ketat dari Bank of England (BoE) dan Gubernur BoE Mark Carney meluncurkan penyelidikan ke dalam 'efektivitas dan dampak" dari kebijakan moneter di Inggris sejak krisis keuangan. Sejauh ini, ekonomi Inggris terus berjuang agar tidak mengalami perlambatan ekonomi.
 
The House of Commons Treasury Select Committee (TSC) mengumumkan bahwa mereka akan melihat ke dalam kebijakan moneter tidak konvensional yang telah membantu mendukung ekonomi Inggris sejak kecelakaan di 2008, dengan suku bunga yaitu super murah dan pelonggaran kuantitatif.
 
"Suku bunga terjebak mendekati nol persen, Bank of England telah digunakan dengan bentuk semakin konvensional dari pelonggaran kuantitatif, dan inflasi telah di bawah sasaran dua persen selama tiga tahun," kata Ketua TSC Andrew Tyrie, dalam sebuah pernyataan ketika mengumumkan penyelidikan, seperti dikutip dari Business Insider, Jumat (23/12/2016).

Baca: London Siap Kehilangan Dominasi Keuangan di Uni Eropa
 
Namun demikian, lanjutnya, kebijakan moneter harus diperhatikan secara saksama baik ketika diberlakukan maupun melihat efeknya. Kondisi itu penting dilakukan agar perekonomian bisa bergerak sesuai harapan, termasuk menjaga stabilitas sehingga sektor riil bisa bergerak positif.
 
Kebijakan Suku Bunga Rendah di Inggris Sedang Diselidiki
Perdana Menteri Inggris Theresa May (REUTERS/Damir Sagolj)
 
"Kemanjuran dari kebijakan moneter atau sebaliknya, konsekuensi yang tidak diinginkan, serta prospeknya, perlu pemeriksaan hati-hati," tambah Tyrie. Dalam hal ini, peran Komite adalah untuk meneliti kebijakan ekonomi, baik fiskal maupun moneter dan membantu untuk pemerintah dan Bank of England ke memegang aturan.
 
Baca: PM Inggris Upayakan Kerja Sama dengan Polandia Tetap Baik
 
Saat ini, tingkat suku bunga acuan dasar duduk di rekor rendah yakni 0,25 persen, dan pada Agustus, mengumumkan program pelonggaran kuantitatif diperpanjang £ 60 miliar. Peran Bank of England, dan terutama dari Gubernur BoE Carney, telah datang di bawah tekanan serius dalam beberapa bulan terakhir.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan