Ilustrasi Bendera Iran dan AS. Foto: (Chat GPT).
Ilustrasi Bendera Iran dan AS. Foto: (Chat GPT).

Drama AS–Iran Nggak Kelar-Kelar, Sekarang Muncul ‘Proposal 5 Poin’ Lagi

Arif Wicaksono • 18 Mei 2026 09:57
Ringkasnya gini..
  • Amerika Serikat dilaporkan mengajukan sebuah rancangan baru berisi lima poin sebagai respons atas proposal perdamaian yang sebelumnya diajukan Iran, menurut sejumlah laporan media di Teheran pada Minggu, 17 Mei 2026.
  • Dalam proposal terbarunya, Amerika Serikat disebut meminta Iran untuk menghentikan tuntutan kompensasi dan ganti rugi, serta menyerahkan sekitar 400 kilogram uranium yang telah diperkaya kepada pihak AS.
Teheran: Amerika Serikat dilaporkan mengajukan sebuah rancangan baru berisi lima poin sebagai respons atas proposal perdamaian yang sebelumnya diajukan Iran, menurut sejumlah laporan media di Teheran pada Minggu, 17 Mei 2026.

Sebelumnya, media Iran, termasuk Tehran Times, menyebutkan Washington telah menolak usulan Iran yang memuat 14 poin terkait upaya penyelesaian ketegangan antara kedua negara. Penolakan tersebut kemudian diikuti dengan munculnya tawaran baru dari pihak AS.
 
Baca juga: Iran Mau Akhiri Perang, Minta Sanksi Dicabut dan Selat Hormuz Dibuka

Presiden AS Donald Trump menyatakan tanggapan terbaru Iran terhadap proposal sebelumnya dari Washington “tidak dapat diterima,” mempertegas posisi keras pemerintahannya dalam negosiasi tersebut.
 
Dalam proposal terbarunya, Amerika Serikat disebut meminta Iran untuk menghentikan tuntutan kompensasi dan ganti rugi, serta menyerahkan sekitar 400 kilogram uranium yang telah diperkaya kepada pihak AS. Selain itu, hanya satu fasilitas nuklir Iran yang diperbolehkan tetap beroperasi dalam kerangka kesepakatan yang diusulkan.

Iran juga diminta untuk menarik kembali tuntutan pencairan sekitar 25 persen aset yang selama ini dibekukan. Menurut laporan tersebut, kelanjutan proses perdamaian akan sangat bergantung pada kesepakatan atas syarat-syarat tersebut dalam perundingan lanjutan.

Di sisi lain, kantor berita Fars melaporkan bahwa ancaman kemungkinan aksi militer dari Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran masih tetap ada, bahkan jika Teheran menyetujui seluruh tuntutan yang diajukan.
 
Situasi ini menunjukkan proses negosiasi antara kedua pihak masih berada pada fase yang sangat rapuh, dengan posisi yang saling bertolak belakang dan belum menunjukkan titik temu yang jelas.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan