Ekonomi Thailand. Foto: AFP.
Ekonomi Thailand. Foto: AFP.

Thailand Batalkan Rencana Penjualan Tanah kepada Orang Asing

Arif Wicaksono • 08 November 2022 19:23
Bangkok: Pemerintah Thailand menarik kembali kebijakan yang akan memungkinkan kepemilikan tanah terbatas oleh orang asing kaya setelah reaksi publik terhadap rencana tersebut.
 
baca juga:  Ditopang Pariwisata, Pertumbuhan Ekonomi Thailand Diperkirakan Capai 3,5% di 2022

Awal tahun ini Pemerintah Thailand mengumumkan rencana yang bertujuan untuk menarik investasi dari luar negeri, membatasi orang asing memiliki hingga 0,16 hektare (ha) tanah jika mereka menginvestasikan setidaknya 40 juta baht (USD1,07 juta) dalam sekuritas atau obligasi selama setidaknya tiga tahun. Kritikus berpendapat jumlah investasi terlalu kecil dan kebijakan tersebut dapat menaikkan harga properti sehingga menekan kepemilikan lokal.
 
"Kementerian dalam negeri telah menarik proposal itu untuk mendengarkan pendapat dari semua pihak sehingga menjadi komprehensif," kata juru bicara pemerintah Thailand Anucha Burapachaisri, dikutip dari Channel News Asia, Selasa, 8 November 2022.
 
Menteri Dalam Negeri Thailand Anupong Paochinda menyebut masalah ini merupakan masalah yang rumit. Dia mengatakan sebuah studi diperlukan untuk mempertimbangkan keuntungan dan kerugiannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Thailand telah berupaya untuk memikat investasi asing guna meningkatkan perekonomian, termasuk skema visa jangka panjang dan keringanan pajak penghasilan untuk orang asing pensiunan kaya, dan profesional terampil.
 
Ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara ini diperkirakan akan tumbuh 3,3 persen tahun ini dan selama beberapa dekade telah menjadi salah satu tujuan paling populer di Asia bagi ekspatriat dan pebisnis.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif