| baca juga: Waduh! Pertumbuhan Ekonomi Dunia Masih Seret, Ini Gara-garanya |
“Terlepas dari kenaikan ini, tingkat pertumbuhan masih jauh di bawah tingkat pertumbuhan rata-rata dalam dua dekade sebelum pandemi sebesar 3,1 persen,” kata laporan Situasi dan Prospek Ekonomi Dunia yang dikeluarkan oleh Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB dikutip dari Channel News Asia, Rabu, 17 Mei 2023.
Perkiraan PBB kurang dari Dana Moneter Internasional (IMF), yang mengatakan awal tahun ini pertumbuhan global akan turun menjadi 2,9 persen pada 2023 dari 3,4 persen pada 2022 dan untuk 2024 akan naik sedikit menjadi 3,1 persen. PBB mengatakan sementara prospek untuk Amerika Serikat, Uni Eropa dan Tiongkok telah membaik.
Negara berkembang
"Untuk banyak negara berkembang, prospek pertumbuhan telah memburuk di tengah pengetatan kondisi kredit dan meningkatnya biaya pembiayaan eksternal. Negara-negara kurang berkembang diperkirakan tumbuh 4,1 persen pada 2023 dan 5,2 persen pada 2024, jauh di bawah target pertumbuhan tujuh persen yang ditetapkan dalam Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan," kata laporan PBB tersebut.Ia memperkirakan pertumbuhan AS sebesar 1,1 persen pada 2023, naik dari perkiraan 0,4 persen pada Januari. Pertumbuhan UE sebesar 0,9 persen pada tahun 2023, naik dari 0,2 persen; dan pertumbuhan Tiongkok sebesar 5,3 persen atau naik dari 4,8 persen.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News