Presiden China Xi Jinping menyambut Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Anadolu.
Presiden China Xi Jinping menyambut Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Anadolu.

Drama AS vs China Tamat? Xi Bilang Donald Trump Setuju Jaga Hubungan Bilateral

Arif Wicaksono • 15 Mei 2026 09:38
Ringkasnya gini..
  • Presiden China Xi Jinping menyatakan dirinya dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiliki kesepahaman untuk menjaga hubungan kedua negara tetap stabil.
  • Dalam pidatonya, Xi menekankan hubungan China dan AS merupakan salah satu hubungan paling penting di dunia saat ini. Karena itu, menurutnya, kedua negara perlu mengedepankan kerja sama dibanding konfrontasi.
Beijing: Presiden China Xi Jinping menyatakan dirinya dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiliki kesepahaman untuk menjaga hubungan kedua negara tetap stabil, konstruktif, dan berkelanjutan di tengah dinamika global yang terus berubah.
 
Baca juga:  Trump dan Xi Jinping Bertemu, AS-Tiongkok Satu Suara Soal Selat Hormuz  

Pernyataan itu dikutip dari Antara disampaikan Xi dalam jamuan makan malam kenegaraan di Balai Besar Rakyat, Beijing, Kamis, setelah rangkaian agenda bilateral bersama Trump yang berlangsung sejak pagi hari. 
 
Kegiatan tersebut meliputi upacara penyambutan resmi, pertemuan tertutup selama lebih dari dua jam, hingga kunjungan bersama ke kawasan Kuil Langit.
 
Dalam pidatonya, Xi menekankan hubungan China dan AS merupakan salah satu hubungan paling penting di dunia saat ini. Karena itu, menurutnya, kedua negara perlu mengedepankan kerja sama dibanding konfrontasi.

"Kedua negara dapat saling mendukung keberhasilan satu sama lain dan memajukan kesejahteraan seluruh dunia," ungkap Xi.
 
Ia juga menyebut bahwa dirinya dan Trump sepakat untuk membangun hubungan bilateral yang memiliki stabilitas strategis dan mampu memberikan dampak positif bagi perdamaian serta pertumbuhan ekonomi global.
 
Xi kemudian mengaitkan momentum tersebut dengan perkembangan domestik kedua negara. China, kata dia, tengah memasuki fase baru pembangunan melalui Rencana Lima Tahun ke-15, sementara AS bersiap menyambut peringatan 250 tahun kemerdekaannya.
 
Menurut Xi, kebangkitan China dan upaya Amerika untuk kembali memperkuat posisinya di dunia seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman satu sama lain. Sebaliknya, kedua negara dinilai dapat berkembang secara berdampingan dan saling mendukung.
 
Dalam pidatonya, Xi juga menyinggung sejarah hubungan diplomatik China-AS, termasuk “diplomasi pingpong” pada era Presiden Richard Nixon dan Henry Kissinger yang membuka kembali hubungan kedua negara setelah puluhan tahun membeku.
 
Ia menilai semangat keterbukaan dan kerja sama yang lahir sejak saat itu perlu terus dijaga di tengah tantangan geopolitik modern.
 
“Hormati satu sama lain, hidup berdampingan secara damai, dan bekerja sama untuk keuntungan bersama adalah kunci agar hubungan kedua negara tetap stabil,” kata Xi.
 
Jamuan malam tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting dari dunia bisnis global. Dari pihak Amerika Serikat hadir CEO Apple Tim Cook, CEO Nvidia Jensen Huang, Elon Musk dari Tesla, hingga CEO Meta Dina Powell McCormick. Sementara dari pihak China hadir sejumlah pimpinan perusahaan besar seperti Lenovo, Xiaomi, ICBC, Haier Group, hingga COMAC.
 
Selain agenda diplomatik dan bisnis, para tamu juga disuguhi berbagai hidangan khas China, mulai dari bebek panggang Beijing, udang kung pao, ikan kerapu kukus, hingga puding almond sebagai penutup acara.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan