Korea Selatan. Foto : AFP.
Korea Selatan. Foto : AFP.

Industri Semikonduktor Korea Sedang Krisis

Antara • 06 September 2022 13:52
Jakarta: Sebanyak 7 dari 10 ahli di Korea Selatan (Korsel) menganggap industri pembuatan chip lokal berada dalam krisis karena berbagai risiko eksternal.
 
Menurut survei terhadap 30 ahli di sektor semikonduktor, yang diambil oleh Kamar Dagang dan Industri Korea (KCCI)  dikutip dari Antara, Selasa, 6 September 2022, sebanyak 76,7 persen responden mengatakan industri pembuatan chip lokal dalam keadaan krisis. Lebih lanjut, hanya 3,3 persen yang menjawab bahwa industri ini tidak dalam keadaan krisis, menurut survei tersebut.
 
baca juga: Di Atas Ekspektasi, Inflasi Konsumen Korea Selatan Melemah

Selain itu, sebanyak 58,6 persen dari para ahli yang menjadi responden memperkirakan prospek suram tersebut akan berlanjut setelah 2024.
 
Survei tersebut mengatakan 43,4 persen menganggap situasi saat ini sebagai yang terburuk dalam dekade terakhir, atau lebih suram daripada tahun 2016 dan 2019, ketika ekspor semikonduktor Korea mengalami salah satu penurunan paling tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para ahli mengutip ketidaksesuaian dalam penawaran dan permintaan global, ketegangan yang sedang berlangsung antara Washington dan Beijing, dan teknologi Tiongkok yang berkembang pesat sebagai risiko eksternal utama yang mengancam industri semikonduktor lokal.
 
Lembaga itu menjelaskan Tiongkok sangat dekat dengan Korea Selatan, terutama dalam teknologi manufaktur NAND Flash. Khususnya, Apple minggu lalu setuju untuk menggunakan chip memori dari Yangtze Memory Technologies China dalam model iPhone di masa depan.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif