Yen Jepang. Foto: AFP
Yen Jepang. Foto: AFP

Yen Libas Dolar AS Jelang Pidato The Fed

Antara • 30 November 2022 08:11

New York: Greenback melemah terhadap yen Jepang pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) di saat ketua Federal Reserve Jerome Powell akan berbicara pada Rabu waktu setempat. Sementara dolar Australia melonjak karena sentimen membaik di tengah harapan bahwa Tiongkok akan dibuka kembali dari pembatasan covid-19.
 
Indeks dolar telah jatuh ke 106,82 dari tertinggi 20 tahun di 114,78 pada 28 September, karena investor melihat bank sentral AS mencapai suku bunga puncak awal tahun depan dengan tekanan inflasi diperkirakan mereda.
 
"Kami memiliki pembalikan dolar yang cukup besar sejak laporan IHK Oktober, jadi itu mungkin gejala pengetatan Fed memudar sebagai kekuatan dukungan dolar karena pasar semakin mencari kebijakan puncak Fed awal tahun depan," kata Ahli Strategi Valas UBS New York, Vassili Serebriakov dilansir Antara, Rabu, 30 November 2022.

Baca juga: Pelonggaran Covid-19 Imbangi Kekhawatiran Pasokan OPEC+, Harga Minyak Beragam

Bank sentral AS diperkirakan akan menaikkan suku bunga dengan tambahan 50 basis poin ketika bertemu pada 13-14 Desember. Pedagang memperkirakan suku bunga dana Fed akan mencapai puncaknya pada 5,01 persen pada Juni, sebelum jatuh kembali ke 4,64 persen pada Desember 2023.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, euro turun 0,15 persen terhadap mata uang AS menjadi 1,0324 dolar. Greenback merosot 0,15 persen menjadi 138,69 yen Jepang.
 
Pergerakan dolar dan yen sangat berkorelasi dengan kebijakan suku bunga AS. Mata uang Jepang pun telah diuntungkan karena investor mengurangi ekspektasi untuk kenaikan suku bunga AS yang agresif lebih lanjut.
 
Data pada Selasa, 29 November 2022 menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen AS merosot ke level terendah empat bulan pada November, dengan rumah tangga kurang tertarik untuk berbelanja barang-barang mahal selama enam bulan ke depan di tengah inflasi tinggi dan kenaikan biaya pinjaman.
 
Sebuah laporan terpisah menunjukkan indeks harga rumah nasional S&P CoreLogic Case-Shiller naik 10,6 persen pada basis tahun ke tahun pada September, melambat dari kenaikan Agustus sebesar 12,9 persen.
 
Dolar Australia yang sensitif terhadap risiko, yang sangat terkait dengan pertumbuhan Tiongkok, naik 0,46 persen menjadi 0,6684 dolar AS. Yuan di pasar internasional juga naik terhadap dolar menjadi 7,1445.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 


 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif