Donald Trump mengungkapkan dirinya telah melakukan “percakapan yang luar biasa” dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen terkait hubungan dagang AS-Uni Eropa.
“Saya telah menunggu dengan sabar agar Uni Eropa memenuhi bagian mereka dalam kesepakatan perdagangan bersejarah yang kita sepakati di Turnberry, Skotlandia. Kesepakatan dagang terbesar yang pernah ada!” tulis Donald Trump melalui Truth Social dikutip dari Antara.
Trump menegaskan Uni Eropa sebelumnya berjanji akan memangkas tarif menjadi nol persen sesuai isi perjanjian. Namun, jika komitmen tersebut tidak dipenuhi hingga perayaan ulang tahun ke-250 Amerika Serikat pada 4 Juli mendatang, maka Washington akan langsung menaikkan tarif impor ke level yang lebih tinggi.
“Saya setuju memberi mereka waktu hingga ulang tahun ke-250 negara kami atau, sayangnya, tarif mereka akan langsung melonjak ke tingkat yang jauh lebih tinggi,” ujar Donald Trump.
Selain isu perdagangan, Trump mengatakan pembicaraannya dengan Ursula von der Leyen juga membahas Iran, meski tidak secara spesifik menyinggung konflik Ukraina.
Sebelumnya, Ketua Komite Perdagangan Internasional Parlemen Eropa Bernd Lange menyatakan Uni Eropa dan AS diperkirakan dapat menyelesaikan perjanjian dagang bilateral dalam dua pekan ke depan.
Ketegangan dagang antara AS dan Uni Eropa terus meningkat sejak awal tahun. Pada Januari lalu, Parlemen Eropa membekukan ratifikasi perjanjian dagang dengan AS setelah Donald Trump mengancam tarif terhadap sekutu Eropa yang menolak posisinya terkait Greenland.
Kemudian pada 1 Mei 2026, Donald Trump kembali mengumumkan rencana pengenaan tarif 25 persen terhadap mobil dan truk impor asal Uni Eropa. Trump menilai blok tersebut gagal memenuhi komitmen perdagangan kepada Amerika Serikat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News