Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Dolar AS Tak Bertenaga Jelang Pertemuan The Fed

Angga Bratadharma • 20 September 2022 08:28
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) sedikit melemah pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB), karena pelaku pasar menunggu pertemuan penting Federal Reserve. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,03 persen menjadi 109,7360.
 
Mengutip Xinhua, Selasa, 20 September 2022, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,0014 dari USD1.0006 di sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,1420 dibandingkan dengan USD1,1411 di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,6714 dibandingkan dengan USD0,6707.
 
Sedangkan dolar AS dibeli 143,25 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 142,98 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS meningkat menjadi 0,9655 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9648 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3269 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3284 dolar Kanada.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


The Fed akan memulai pertemuan moneter kebijakan dua hari pada Selasa, yang akan diikuti oleh keputusan suku bunga pada Rabu. Pelaku pasar secara luas memperkirakan terjadinya kenaikan suku bunga besar lainnya oleh bank sentral AS.
Baca: Gerah Dituduh Meminta Penghapusan Daya Listrik 450 VA, Ini Pembelaan Ketua Banggar DPR

Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat bergerak menguat pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena Wall Street menunggu keputusan penting dari Federal Reserve. Bank sentral AS melakukan pertemuan untuk menentukan arah kebijakan moneter guna memerangi ledakan inflasi.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 197,26 poin atau 0,64 persen menjadi 31.019,68. Sedangkan indeks S&P 500 naik 26,56 poin atau 0,69 persen menjadi 3.899,89. Kemudian indeks Komposit Nasdaq bertambah 86,62 poin atau 0,76 persen menjadi 11.535,02.
 
Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di area hijau, dengan sektor bahan dan konsumen masing-masing naik 1,63 persen dan 1,34 persen, melampaui sisanya. Namun, kelompok perawatan kesehatan dan real estat masing-masing turun 0,54 persen dan 0,21 persen.

 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif