Grab Indonesia resmi menutup rangkaian Grab Ventures Velocity (GVV) Batch 8 melalui sesi Graduation Day.
Grab Indonesia resmi menutup rangkaian Grab Ventures Velocity (GVV) Batch 8 melalui sesi Graduation Day.

Lima Startup Program Grab Ventures Siap Dorong Solusi Berkelanjutan di Indonesia.

Arif Wicaksono • 15 Januari 2026 11:01
Jakarta: Grab Indonesia resmi menutup rangkaian Grab Ventures Velocity (GVV) Batch 8 melalui sesi Graduation Day, yang menjadi momentum refleksi capaian dan dampak dari lima startup terpilih setelah mengikuti program akselerator intensif selama enam bulan. 
 
Mengusung tema “Driving a Sustainable Future: Helping MSMEs to Adopt Greener Operations”, GVV Batch 8 ini berfokus pada teknologi iklim, energi terbarukan, dan ekonomi sirkular. Fokus tersebut diwujudkan melalui lima finalis startup yang telah terpilih dari ratusan peserta yaitu CASION, Jejakin, Liberty Society, Rekosistem, dan Sirsak.
 

Sejak Agustus 2025, para startup terpilih telah melalui berbagai rangkaian intensif, mulai dari mentorship mendalam bersama praktisi industri, integrasi ke dalam ekosistem digital Grab melalui implementasi pilot project, hingga peluang pitching dengan mitra strategis.
 
Seluruh perjalanan tersebut mencapai puncaknya pada acara Graduation Day GVV Batch 8 yang diselenggarakan pada Selasa, 13 Januari 2026 di Jakarta Selatan, untuk merayakan milestone dari para founder terpilih. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan venture capital, mentor leaders sebagai mitra strategis program, juga alumni founder dari program GVV Batch sebelumnya.

Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia, mengatakan para startup terpilih ini berhasil menghadirkan inovasi teknologi berkelanjutan yang akan berdampak jangka panjang. Semangat mereka dalam menciptakan solusi yang relevan dan bernilai tambah bagi komunitas mencerminkan potensi besar dari generasi muda Indonesia untuk perubahan positif bagi masyarakat.
 
Implementasi pilot project di dalam ekosistem Grab menjadi salah satu tonggak terpenting dalam rangkaian program GVV Batch 8. Melalui momentum penting ini, para startup dapat menguji solusi mereka secara langsung di ekosistem Grab. Inisiatif ini membantu startup memperluas skala, meningkatkan dampak, dan berkolaborasi dengan berbagai lini bisnis 
Grab.
 
CEO & Founder of Jejakin Arfan Arlanda peserta GVV Batch 8 menyampaikan Jejakin bekerjasama dengan Grab dan Grab For Business dalam menciptakan fitur “Sustainability as a Service” yang memungkinkan penanaman sekitar 400 pohon mangrove di Bangka Belitung dan berkontribusi pada pengurangan emisi hingga sekitar 733 kilogram CO₂ per bulan.
 
"Kami optimistis pilot project ini dapat menjadi contoh kolaborasi strategis yang menghasilkan dampak terukur dalam pengurangan emisi karbon,” tegas dia.
 
Program akselerator GVV memberikan pendampingan strategis dan membantu memperkuat upaya Liberty Society untuk mendorong ekonomi sirkular di Indonesia. Tamara Soerijo, CEO of Liberty Society, Peserta GVV Batch 8 mengungkapkan melalui kolaborasi bersama Grab kami membuat merchandise berbasis upcycling dari jaket Mitra Pengemudi Grab, serta minyak jelantah bekas para Grab Merchant. 
 
“Beberapa produk tersebut dijual kembali ke Grab Mart. Inisiatif ini menghemat emisi karbon hingga 208 kg CO₂e, atau sebanding dengan menanam 9 pohon. Sekaligus memberikan pekerjaan dan pendapatan kepada wanita marginal di komunitas. Inisiatif ini menjadi bukti bahwa model bisnis berkelanjutan tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga dapat menciptakan nilai sosial,” jelas dia.
 
Program pendampingan GVV telah meningkatkan kapasitas Sirsak dalam mengembangkan pendekatan B2C untuk mengajak partisipasi langsung masyarakat dalam pengelolaan sampah. Angeline Callista, CEO & Co-Founder of Sirsak, menjelaskan melalui kampanye promo-to-donation bersama Grab, kami mengajak pengguna berkontribusi pada pengelolaan sampah melalui donasi sebesar Rp1. Program ini berhasil menyalurkan insentif pengumpulan untuk  25 ton sampah daur ulang serta memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja sampah.
 
"Sebanyak 20.000 voucher kupon berhasil diredeem dalam waktu dua hari, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi melalui kontribusi sederhana,” tegas dia. 
 
Dengan pendampingan intensif startup mampu mempertajam skills mereka dalam menciptakan solusi operasional yang lebih efisien pada bisnis.
 
 “Melalui integrasi API antara Rekosistem dan Grab serta kolaborasi dengan ekosistem di dalamnya pada program GVV Batch 8, kami dapat menghadirkan solusi pengelolaan dan daur ulang sampah langsung ke tangan pengguna dengan lebih mudah dan kategori yang lebih luas. Integrasi ini memungkinkan pengguna melakukan setor sampah dengan praktis, memperluas jangkauan layanan ke wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, sekaligus membuka peluang pengembangan model bisnis sirkular baru melalui solusi transportasi logistik dan mendorong terwujudnya budaya Pilah-Kemas-Setor sampah di masyarakat,” papar Ernest Layman, CEO & Co-Founder of Rekosistem.
 
Sementara itu, transisi menuju ekonomi rendah karbon juga menuntut kesiapan infrastruktur energi bersih yang mendukung mobilitas masa depan. GVV Batch 8 turut memfasilitasi startup di sektor kendaraan listrik untuk menguji solusi yang relevan dengan kebutuhan ekosistem Indonesia.
 
Kevin Pudjiadi, CEO & Co-Founder of CASION menuturkan sebagai bagian dari upaya membangun infrastruktur pendukung mobilitas listrik di Indonesia, ini adalah tonggak penting bagi Casion untuk memperkuat pondasi bisnis.
 
"Melalui pemahaman pasar dan pilot project bersama Grab, kami dapat memvalidasi solusi EV charging yang terjangkau dan relevan, sekaligus mempercepat perluasan infrastruktur kendaraan listrik secara berkelanjutan.” tegas dia. 
 
Program akselerator GVV tahun ini diperkuat oleh dukungan dari Superbank dan Genesis Alternative Ventures sebagai mitra strategis utama, menghadirkan kapabilitas sektor teknologi, perbankan digital, dan solusi pembiayaan.
 
Sinergi ini tidak hanya mendorong inovasi dan scale-up bagi para finalis, tetapi juga membuka akses nyata bagi startup untuk terhubung dengan ekosistem industri yang lebih luas. Pendekatan terintegrasi ini menegaskan komitmen Grab untuk mempercepat pertumbuhan startup secara berkelanjutan.
 
Tigor M. Siahaan, Presiden Direktur Superbank, mengatakan selama enam bulan perjalanan Grab Ventures Velocity Batch 8 inovasi para startup tidak hanya diuji, tetapi benar-benar diterapkan dalam konteks nyata melalui pilot project di dalam ekosistem Grab.
 
"Pendekatan ini penting untuk memastikan bahwa solusi yang dikembangkan tidak berhenti pada ide, tetapi mampu menjawab tantangan ekonomi dan lingkungan Indonesia secara terukur dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari ekosistem Grab, Superbank percaya bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi kunci untuk membantu startup memperkuat fondasi bisnisnya sekaligus memperluas dampak positif bagi masyarakat.” tegas dia. 
 
Pada kesempatan yang sama Dr. Jeremy Loh, Managing Partner, Genesis Alternative Ventures, mengungkapkan GVV adalah platform krusial untuk memperkuat masa depan teknologi berkelanjutan di Indonesia, dan Genesis bangga dapat mendukung para founder yang menghadirkan solusi nyata.
 
"Melalui kolaborasi ini, kami memberikan pendampingan strategis dan praktis untuk membantu mereka memperluas dampak di seluruh Indonesia, sembari mengelola pertumbuhan serta struktur modal mereka secara efektif," tegas dia. 
 
Dalam acara ini, Grab juga turut mengumumkan kerja sama strategis dengan Direktorat Jenderal Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) melalui penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
 
Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Grab dalam mendukung pengembangan dan penguatan ekosistem digital nasional melalui gerakan nasional 1000 startup digital, Garuda Spark Hub, dan pemanfaatan teknologi baru untuk menciptakan ekosistem digital yang inovatif, inklusif, aman, dan berkelanjutan.
 
Sejak pertama kali diluncurkan pada 2018, 83% dari total 35 alumni GVV terbukti terus bertumbuh dan telah berhasil membangun bisnis berkelanjutan melampaui rata-rata global program akselerator sektor teknologi. 
 
Dengan dukungan kolaboratif dari para mitra serta komitmen jangka panjang Grab terhadap inovasi dan keberlanjutan, Grab Ventures Velocity (GVV) Batch 8 menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem startup yang tangguh, inklusif, dan siap berkembang. Grab berharap perjalanan dan capaian para peserta GVV Batch 8 akan menginspirasi lebih banyak startup di Indonesia untuk menciptakan solusi yang berdampak dan berkelanjutan bagi masyarakat. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan