Peluncuran Grab untuk Indonesia “Dukungan untuk Mitra Pengemudi dalam 3 Babak” Selasa, 13 Januari 2026. (Foto: Medcom.id/Fany Wirda Putri)
Peluncuran Grab untuk Indonesia “Dukungan untuk Mitra Pengemudi dalam 3 Babak” Selasa, 13 Januari 2026. (Foto: Medcom.id/Fany Wirda Putri)

Kemenko Perekonomian Apresiasi Program Grab Jamin Kesejahteraan Mitra Driver

Muhammad Syahrul Ramadhan • 13 Januari 2026 19:18
Jakarta: Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Dida Gardera, mengapresiasi inisiatif berkelanjutan yang dijalankan oleh Grab Indonesia. Ia menyebut program ini sebagai program yang positif bagi industri platform di Tanah Air.
 
Dida menekankan bahwa Grab merupakan salah satu pionir dalam skema bisnis baru di Indonesia. Berbeda dengan hubungan kerja konvensional, model kemitraan yang diusung terbukti mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
 
"Kontribusi ekosistem ini terhadap PDB nasional telah mencapai angka yang fantastis, yakni sekitar Rp400 triliun atau setara dengan 2% dari PDB Indonesia. Ini adalah angka yang nyata dalam menggerakkan roda ekonomi nasional," ujar Dida dalam peluncuran Grab untuk Indonesia: “Dukungan untuk Mitra Pengemudi dalam 3 Babak” Selasa, 13 Januari 2026.

Dida menjelaskan bahwa Indonesia saat ini sedang berada di masa bonus demografi. Agar Indonesia tidak terjebak dalam middle income country trap (jebakan pendapatan menengah), pembukaan lapangan kerja yang luas adalah kunci. Grab dinilai menjadi jalur alternatif yang efektif dalam menyediakan lapangan kerja yang inklusif.
 
"Kesejahteraan bagi para mitra dan keluarga mereka adalah prioritas. Konsep '3 Babak' yang diluncurkan Grab hari ini diharapkan dapat menjadi model bagi perusahaan lain dalam menjamin kesejahteraan pelaku ekonomi digital," tambahnya.
 
Baca juga: Grab Indonesia Luncurkan Inisiatif "Dukungan untuk Mitra dalam 3 Babak"

 
Secara khusus, Dida memuji poin ketiga dari program Grab, yakni "Melangkah Bersama" melalui Grab Academy. Menurutnya, upaya mendorong mitra untuk naik kelas dari skala kecil dan menengah ke arah yang lebih besar adalah bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang sangat produktif.
 
Pemerintah juga terus berkomitmen mendukung ekosistem ini melalui kebijakan nyata. "Saat ini terdapat relaksasi iuran BPJS Ketenagakerjaan menjadi 50%. Pemerintah ingin memaksimalkan kesejahteraan masyarakat secara bertahap melalui kolaborasi erat antara sektor swasta dan pemerintah di bidang ekonomi sosial," jelas Dida.
 
Dida juga menyampaikan apresiasi dari pemerintah kepada semua pihak yang terus mendukung keberlangsungan ekosistem ini. Kolaborasi antara inovasi swasta seperti Grab dengan kebijakan perlindungan sosial dari pemerintah diharapkan dapat memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat di masa depan.
 
(Fany Wirda Putri)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan