Menjawab perubahan tersebut, International Scientific Conference of MICE (ISCOMICE) 2026 akan diselenggarakan pada Senin, 8 Juni 2026 di Arion Suites Hotel Kemang, Jakarta Selatan, dengan mengangkat tema “Empowering the Future of MICE Through Smart Technology, IoT, and Human-Centered Innovations” sebagai forum strategis yang mempertemukan akademisi dan praktisi untuk membahas masa depan industri event berbasis teknologi.
| Baca juga: Mengokohkan Kedaulatan Digital, Konektivitas sebagai Tulang Punggung Ekonomi Bangsa |
Perkembangan industri menunjukkan percepatan adopsi teknologi digital dalam penyelenggaraan event. Sebanyak 72% penyelenggara event global telah mengadopsi format hybrid yang mengintegrasikan pengalaman daring dan luring, sekaligus memperluas jangkauan peserta. Hal ini menegaskan pentingnya forum seperti ISCOMICE 2026 sebagai ruang diskusi yang relevan dengan transformasi industri saat ini.
ISCOMICE 2026 diinisiasi oleh Program Studi Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE), Politeknik Negeri Jakarta, sebagai wadah kolaborasi antara akademisi dan praktisi. Konferensi ini bertujuan mendorong pertukaran gagasan, diseminasi hasil penelitian, serta penguatan jejaring profesional guna mendukung pengembangan industri MICE yang adaptif dan berdaya saing global.
Konferensi ini akan menghadirkan sejumlah akademisi internasional yang memiliki kontribusi signifikan dalam bidang event management dan pariwisata, di antaranya Charles Arcodia, Professor of Event Management and Tourism dari Griffith University; Khairiah Ismail, Programme Director of Events Management dari Taylor’s University; Judith Mair, Associate Professor dari University of Queensland Business School; serta Amran Hamzah, Professor of Tourism Planning dari Universiti Teknologi Malaysia. Kehadiran para pembicara tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif akademik dan praktik industri melalui diskusi yang membahas tantangan serta peluang pengembangan industri MICE di era teknologi cerdas.
Sesi pleno akan dikemas dalam format diskusi interaktif yang mendorong dialog kritis antara akademisi, peneliti, praktisi industri, pembuat kebijakan, serta mahasiswa. Diskusi ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi berbasis riset yang aplikatif dalam mendukung penyelenggaraan event yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan sesi paralel sebagai ruang presentasi makalah ilmiah. Sesi tersebut dirancang untuk memperdalam pembahasan serta memberikan umpan balik konstruktif bagi pemateri melalui moderator dan peninjau. Topik yang diangkat mencakup Business Events, Marketing and Technology, Event Destination and Venue, Operation and Management, Tourism and Hospitality, serta Non-MICE Events, yang selaras dengan fokus pada integrasi teknologi dan inovasi berbasis manusia.
ISCOMICE 2026 masih membuka pengumpulan artikel penelitian hingga 23 Mei 2026. Akademisi, peneliti, praktisi industri, serta mahasiswa diundang untuk berpartisipasi dalam forum ilmiah ini. Biaya registrasi peserta sebesar IDR 650.000 (USD 39), sedangkan biaya registrasi presenter sebesar IDR 3.000.000 (USD 178).
ISCOMICE 2026 diharapkan menjadi ruang kolaborasi strategis dalam mendorong inovasi serta memperkuat daya saing industri MICE di tengah perkembangan teknologi global yang semakin dinamis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News