CEO & Co-founder Paberik Soeara Rakjat, Pradipta Nugrahanto. Foto: Tangkapan layar Zoom
CEO & Co-founder Paberik Soeara Rakjat, Pradipta Nugrahanto. Foto: Tangkapan layar Zoom

Aspek Keamanan Penting dalam Pengembangan Bisnis Media Digital

Medcom • 19 November 2022 13:23
Jakarta: Aspek keamanan menjadi satu hal penting dalam pengembangan bisnis media digital. Untuk itu, Chief Business Officer Paberik Soeara Rakjat, Tio Prasetyo, menekankan agar unsur keamanan harus masuk strategi di bisnis media digital.
 
"Keamanan digital adalah sebuah proses untuk memastikan penggunaan layanan digital, baik secara daring maupun luring," kata Tio saat menjadi narasumber dalam webinar bertema "Strategi: Pengembangan Bisnis Berbasis Media Digital", pada Jumat, 18 November 2022.
 
Peserta webinar ini adalah kelompok masyarakat atau komunitas di wilayah Sumatra. Total ada 1.300 peserta yang mengikuti webinar. Webinar diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tio melanjutkan, dalam melakukan pengembangan bisnis melalui media digital, penting untuk memiliki kompetensi keamanan digital yang mumpuni. Fungsinya adalah untuk mengamankan perangkat digital, mengamankan identitas dan aset digital bisnis.
 
"Paling penting adalah selalu waspada terhadap penipuan digital yang mungkin saja menimpa bisnis Anda," papar Tio.
 
Webinar ini juga menghadirkan dua narasumber lain. Mereka adalah Kepala Inkubator Bisnis Politeknik APP Jakarta & Praktisi Literasi Digital, Fajria Fatmasari dan CEO & Co-founder Paberik Soeara Rakjat, Pradipta Nugrahanto.
 
Fajria membahas mengenai strategi pengembangan bisnis berbasis media digital ditinjau dari perspektif kecakapan digital. Menurut dia, hal pertama yang perlu dipahami oleh pelaku bisnis yang ingin melakukan pengembangan bisnis berbasis media digital adalah memahami dengan baik platform yang ingin digunakan. 
 
"Kedua, mampu menggunakan dan mengelola platform tersebut dengan baik," kata Pradipta. 
 
Terakhir, selalu berpikiran terbuka dengan beragam teknologi yang mungkin dapat membantu pengembangan bisnis.
 
Pradipta Nugrahanto memperkaya pembahasan mengenai strategi pengembangan bisnis berbasis media digital ditinjau dari perspektif etis digital. Menurutnya, etika dunia digital muncul dari empat hal utama. 
 
Pertama, kesadaran akan adanya tujuan menggunakan teknologi digital. Kedua, adanya tanggung jawab dari tiap perilaku yang tidak merugikan entitas bisnis lainnya. 
 
Ketiga, adanya kejujuran dalam setiap membuat konten dan informasi bisnis kepada pelanggan dan calon pelanggan melalui media digital. "Dan terakhir, memiliki asas manfaat, kemanusiaan, dan kebaikan," kata Pradipta.
 
Baca: Ini Pemicu Gelombang PHK, dari Startup hingga Pabrik Sepatu!
 
Kominfo bersama Siberkreasi telah memberikan literasi digital kepada lebih dari 14,6 juta orang melalui Program #MakinCakapDigital yang sudah diluncurkan sejak 2021. Program ini berfokus pada peningkatan wawasan dan kecakapan digital masyarakat Indonesia yang diukur berdasarkan empat pilar digital, yaitu kecakapan digital, etika digital, keamanan digital, dan budaya digital.
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif