Menjawab dinamika tersebut, Indonesia Re menegaskan komitmennya memperkuat strategi digitalisasi melalui penyelenggaraan IT Days 2026. Forum internal ini menjadi ruang konsolidasi arah transformasi teknologi perusahaan agar selaras dengan kebutuhan ekonomi digital yang menuntut kecepatan, transparansi, integrasi, dan ketepatan pengambilan keputusan berbasis data.
Mengusung tema “Digital Efficiency: Building the Fundamental of Future Growth”, kegiatan ini menekankan efisiensi digital bukan sekadar modernisasi sistem, melainkan bagian dari strategi perusahaan untuk beroperasi secara lebih agile dalam ekosistem ekonomi digital yang semakin terhubung.
Plt. Direktur Utama Indonesia Re Robbi Yanuar Walid menegaskan transformasi digital harus dipandang sebagai perubahan menyeluruh dalam cara organisasi menciptakan nilai. Dalam konteks ekonomi digital, teknologi berperan sebagai pengungkit (enabler) yang mempercepat proses bisnis, memperkuat tata kelola data, serta meningkatkan transparansi dan manajemen risiko.
Ia menekankan keberhasilan transformasi tidak hanya ditentukan oleh sistem teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dan tata kelola organisasi. Pendekatan ini penting agar digitalisasi benar-benar menghasilkan dampak nyata terhadap kinerja perusahaan sekaligus memperkuat daya saing di era ekonomi berbasis platform dan data.
Mantan Direktur Bisnis Digital PT Telkom Indonesia Muhammad Fajrin Rasyid, menyoroti digitalisasi dalam ekonomi modern harus difokuskan pada optimalisasi proses bisnis, bukan semata penciptaan produk digital baru. Menurutnya, banyak organisasi terjebak pada inovasi yang bersifat permukaan, sementara potensi terbesar justru terletak pada peningkatan efisiensi operasional melalui otomatisasi, integrasi data, dan pemanfaatan analitik.
Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kecepatan perubahan eksternal dan kesiapan internal organisasi. Transformasi digital, dalam konteks ekonomi digital, menuntut adaptasi budaya kerja, peningkatan kapabilitas talenta, serta pemanfaatan teknologi untuk mempercepat pengambilan keputusan berbasis data.
Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Teknologi Informasi Beatrix Santi Anugrah menegaskan bahwa digitalisasi merupakan strategi fundamental untuk memperkuat posisi perusahaan dalam lanskap ekonomi digital yang kompetitif. Digitalisasi tidak hanya berorientasi pada efisiensi biaya, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan, penguatan kapabilitas analitik, serta integrasi dengan mitra dalam ekosistem digital.
Tantangan Utama
Ia menjelaskan industri reasuransi menghadapi tantangan seperti sistem inti yang belum sepenuhnya terintegrasi, proses manual yang masih dominan, kebutuhan penguatan keamanan siber, serta pentingnya pemanfaatan data secara real time. Dalam konteks ekonomi digital, kemampuan mengelola dan menganalisis data menjadi aset strategis yang menentukan kecepatan dan ketepatan keputusan bisnis.Untuk menjawab tantangan tersebut, Indonesia Re menyiapkan lima prioritas transformasi, yaitu modernisasi sistem inti, penerapan otomatisasi cerdas, integrasi ekosistem digital, penguatan analitik data lanjutan, serta peningkatan keamanan siber dan kesiapan infrastruktur berbasis cloud. Salah satu inisiatif utama adalah pengembangan dashboard terpadu berbasis data real time guna mendukung pengambilan keputusan strategis yang lebih cepat dan akurat.
Melalui IT Days 2026, Indonesia Re menempatkan digitalisasi sebagai strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan organisasi sekaligus meningkatkan daya saing di tengah percepatan ekonomi digital. Forum ini juga menjadi momentum untuk menyelaraskan prioritas investasi teknologi agar memberikan dampak langsung terhadap efisiensi operasional dan kualitas layanan.
Sejalan dengan arah tersebut, perusahaan menegaskan bahwa transformasi digital harus tetap berpusat pada manusia sebagai penggerak utama perubahan. Teknologi menjadi fondasi, namun keberhasilan transformasi ditentukan oleh kemampuan organisasi dalam mengintegrasikan inovasi, tata kelola yang kuat, dan budaya kerja adaptif dalam ekosistem ekonomi digital yang terus berkembang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News