“Visa melihat bahwa pembayaran digital merupakan infrastruktur penting bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Oleh karena itu, pada 2026, fokus kami diarahkan pada penguatan ekosistem secara menyeluruh. Mulai dari perluasan akses dan kolaborasi hingga penguatan kepercayaan, agar peningkatan aktivitas transaksi dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.” kata Vira Widiyasari, Country Manager Visa Indonesia.
| Baca juga: Era Industrialisasi Penipuan: AI Sulap Penjahat Siber Jadi 'Startup' Global |
Sebagai bagian dari strategi untuk lebih mendekatkan pembayaran digital dengan gaya hidup masyarakat, Visa memperkuat dukungannya terhadap segmen konsumen generasi baru.
Fokus ini diarahkan pada komunitas olahraga, game, musik, K-pop, fesyen, maupun komunitas gaya hidup. Melalui pendekatan tersebut, Visa berupaya menghadirkan solusi pembayaran yang relevan dengan cara generasi muda beraktivitas dan bertransaksi di era digital.
Dengan cara ini, Visa tidak hanya hadir sebagai pendukung acara, tetapi mengubah momen-momen passion tersebut menjadi kebiasaan pembayaran digital, sekaligus memperkuat relevansi Visa di mata generasi konsumen Indonesia berikutnya.
Investasi ini diwujudkan melalui keterlibatan Visa dalam berbagai ajang berskala nasional maupun global yang diselenggarakan di Indonesia dengan terlibat sebagai Official Payment Partner di Mobile Legend: Bang Bang (MLBB) M7 World Championship di Jakarta, melalui partisipasi ini, Visa pun mendukung komunitas gaming yang paling diminati di Indonesia.
Visa juga masuk melalui sponsorship MAMA awards dan juga title sponsor Maybank Marathon di Bali, dan Piala Dunia FIFA. Melalui inisiatif tersebut, Visa memperluas adopsi pembayaran digital di berbagai kesempatan kegiatan masyarakat sekaligus memperkuat kehadirannya dalam ekosistem hiburan, olahraga, dan gaya hidup di Indonesia.
Kemitraan BPD
Selain itu, Visa juga memperluas akses layanannya melalui kemitraan dengan BPD untuk meningkatkan daya saing layanan pembayaran bank daerah melalui adopsi kapabilitas jaringan global Visa.Pendekatan ini memungkinkan bank daerah menghadirkan layanan pembayaran dengan standar internasional, sehingga nasabah di daerah dapat melakukan transaksi nasional maupun lintas negara secara aman dan efisien.
Selain Bank BJB dan Bank Sumsel Babel yang sebelumnya telah bekerjasama dengan Visa, baru-baru ini Visa bersama Bank Jakarta mengumumkan kerjasamanya pada Januari 2026 dan selanjutnya akan semakin diperluas melalui kerja sama dengan BPD di berbagai daerah lainnya.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong inklusi keuangan, memperkuat daya saing daerah, serta membantu pelaku usaha lokal mengakses pasar global melalui jaringan pembayaran Visa yang terhubung secara internasional.
Melalui berbagai inisiatif sepanjang 2026, Visa menempatkan Indonesia sebagai bagian penting dalam pengembangan ekosistem pembayaran digital yang terhubung secara global. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat fondasi infrastruktur pembayaran yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dalam jangka panjang.
“Pada akhirnya, tujuan kami adalah memastikan seluruh transaksi, baik di kota besar maupun daerah, berjalan aman, lancar, dan terhubung ke jaringan global, sehingga setiap orang di Indonesia dapat berpartisipasi penuh dalam ekonomi digital yang semakin tanpa batas,” ujar Vira sambil menutup acara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News