Jajaran manajemen PT MNC Vision Networks Tbk, PT Envy Technologies Indonesia Tbk, dan PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) di Gedung BEI, Jakarta. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Jajaran manajemen PT MNC Vision Networks Tbk, PT Envy Technologies Indonesia Tbk, dan PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) di Gedung BEI, Jakarta. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

IPO, Harga Saham IPTV Merosot, ENVY dan BLUE Auto Reject

Ekonomi emiten ipo
Annisa ayu artanti • 08 Juli 2019 10:11
Jakarta: Harga saham PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) merosot 1,67 persen saat pencatatan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sedangkan dua saham perusahaan lainnya PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) dan PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) terkena auto reject.
 
Pantauan Medcom.id, saat ketiga perusahaan tersebut listing, harga saham anak usaha Hary Tanoesoedibjo itu merosot 1,67 persen atau empat poin dari harga penawaran Rp240 per saham menjadi Rp236 per saham. Tercatat frekuensi sebesar 3.559 kali dan volume 104.471 lot. Untuk sementara IPTV memperoleh dana sebesar Rp2,48 miliar.
 
Sementara saham ENVY dan BLUE sempat auto reject. Namun beberapa saat kemudian, saham ENVY bergerak meningkat 35,14 persen dari harga penawaran Rp370 per saham menjadi Rp500 per saham. Saham ENVY ditransaksikan sebanyak satu kali dengan volume enam lot sehingga total dana yang dihimpun dari aksi IPO ini Rp300 ribu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Harga saham BLUE juga melonjak 69,23 persen dari harga penawaran sebesar Rp130. Saham perusahaan yang bergerak di bidang bisnis perdagangan dan distribusi produk tinta isi ulang ini ditransaksikan sebanyak dua kali dengan volume 20 lot. Sehingga dana yang diraih BLUE untuk saat ini Rp440 ribu.
 
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna berharap masuknya tiga perusahaan tersebut di bursa dapat memicu perusahaan untuk lebih maju menjadi perusahaan terbuka dan menerapkan good corporate governance.
 
"Keputusan tiga perusahaan sudah tepat. Ini bukan akhir petualangan, tapi awal untuk ada di ambience publik. Publik arena butuh tanggung jawab dan kerja keras buat create growth buat shareholder yang memberikan kepercayaan," kata Nyoman di Gedung BEI, Jakarta, Senin, 8 Juli 2019.
 
Baca: Tiga Emiten Baru Siap Melantai di Bursa
 
Di tempat yang sama, Komisaris Utama MNC Vision Networks Syafril Nasution mengatakan tujuan dari aksi ini untuk memperoleh dana publik yang akan digunakan perusahaan sebagai pengembangan usaha broadband/IPTV, pengembangan platform OTT perseroan, dan modal kerja.
 
"Ini titik awal dan komitmen MNC Vision Networks dapat mengakses dana publik guna pengembangan usaha kedepan," kata Syafril.
 
Sementara perwakilan ENVY melalui Senior Vice President PT Erdhika Elit Sekuritas Toto Sosiawanto menjelaskan perseroan akan menggunakan dana untuk kegiatan usaha Sistem Integrasi Informatika, dan Sistem Integrasi Telekomunikasi. Lalu, untuk penelitian dan pengembangan, untuk pembayaran utang, serta modal kerja.
 
Presiden Direktur BLUE Herman Tansri juga menambahkan aksi IPO ini merupakan yang pertama kali bagi perusahaan yang bergerak di bidang distribusi tinta.
 
"Kepercayaan masyarakat kepada kami akan menambah semangat Blueprint untuk terus berinovasi dalam bisnis printing consumables yang sangat menjanjikan," tukas Herman.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif