Ilustrasi Industri pertahanan. Foto: Medcom.
Ilustrasi Industri pertahanan. Foto: Medcom.

Profit Defend ID Terbang Sampai Rp913 Miliar

Arif Wicaksono • 28 Mei 2026 09:29
Ringkasnya gini..
  • Holding BUMN industri pertahanan, Defend ID, mencatat lonjakan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun buku 2025.
  • Sepanjang 2025, Defend ID berhasil mengamankan total kontrak senilai Rp113,85 triliun. Nilai tersebut berasal dari kontrak bawaan (carry over) sebesar Rp94,78 triliun serta tambahan kontrak baru senilai Rp19,07 triliun.
Jakarta: Holding BUMN industri pertahanan, Defend ID, mencatat lonjakan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun buku 2025.
 
Dikutip dari Antara, Defend ID membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp913,05 miliar atau melesat 430,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level Rp172,24 miliar.
 
Baca juga:  Tank Hybrid Buatan Indonesia Mejeng di Indo Defence, Intip Spesifikasinya

Kinerja impresif tersebut didorong oleh peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi proyek strategis nasional, serta penguatan sinergi antarentitas dalam holding industri pertahanan nasional.
 
Pencapaian tersebut resmi disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Bandung, Selasa, 26 Mei 2026 dan dihadiri oleh Badan Pengelola BUMN bersama PT Danantara Asset Management selaku pemegang saham.

Sepanjang 2025, Defend ID berhasil mengamankan total kontrak senilai Rp113,85 triliun. Nilai tersebut berasal dari kontrak bawaan (carry over) sebesar Rp94,78 triliun serta tambahan kontrak baru senilai Rp19,07 triliun.
 
Di sisi fundamental perusahaan, Defend ID juga mencatat pertumbuhan aset sebesar 18,3 persen menjadi Rp66,05 triliun. Sementara nilai ekuitas meningkat 8,2 persen hingga mencapai Rp15,23 triliun.
 
Berdasarkan evaluasi kinerja keuangan, tingkat kesehatan holding berada pada kategori BBB+ dengan pendapatan usaha riil tercatat sebesar Rp20,71 triliun.
 
Kapasitas produksi Defend ID turut diperkuat oleh lebih dari 11 ribu tenaga kerja, dengan mayoritas sumber daya manusia ditempatkan pada sektor produksi dan rekayasa teknik (engineering).
 
Melihat tren pertumbuhan yang terus positif, PT Len Industri (Persero) sebagai induk Defend ID mulai mengarahkan transformasi perusahaan melalui strategi baru bertajuk “Astacita Len Industri”.
 
Strategi tersebut difokuskan pada pengembangan delapan teknologi masa depan, mulai dari kecerdasan buatan (AI), semikonduktor, radar, perang elektronik, siber, sistem komando dan kendali, teknologi satelit, elektro-optik, hingga autonomous system.
 
Direktur Utama Len Industri Defend ID, Joga Dharma Setiawan, mengatakan capaian sepanjang 2025 menjadi pijakan penting dalam memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain utama teknologi strategis nasional.
 
Menurutnya, pertumbuhan perusahaan tidak lepas dari transformasi bisnis yang dijalankan secara konsisten, penguatan ekosistem industri pertahanan nasional, serta komitmen perusahaan dalam mendorong kemandirian teknologi Indonesia.
 
“Melalui Astacita Len Industri, kami terus memperkuat penguasaan teknologi masa depan guna meningkatkan daya saing industri nasional sekaligus mendukung ketahanan negara,” ujar Joga.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan