ilustrasi. Medcom.id
ilustrasi. Medcom.id

Generasi Milenial Cakap Digital Mendorong Personal Branding Dalam Bisnis

Al Abrar • 28 Agustus 2021 22:10
Jakarta: Generasi milenial yang cakap digital dinilai dapat mendorong personal branding dalam bisnis di era pandemi. Dengan begitu generasi milenial dapat mengoperasikan digital dengan bijak tentang bagaimana penggunaan serta pemanfaatan digital dan teknologi.
 
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, sudah menjadi keharusan bagi generasi milenial untuk cakap dalam literasi digital. Hal itu agar dapat terus produktif di tengah era pandemi saat ini.
 
"Salah satu pilar penting dalam mendukung terwujudnya agenda transformasi digital adalah menciptakan masyarakat digital, di mana kemampuan literasi digital masyarakat memegang peranan penting di dalamnya, kemampuan tersebut menjadi tingkatan dasar yang paling krusial dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi" kata Semuel dalam diskusi webinar Ngobrol Bareng Legislator yang bertajuk "Generasi Cakap Digital" Jumat, 28 Agusus 2021.

Semuel mengatakan, di era pandemi saat ini, media digital dan perkembangan teknologi lainnya dinilai memiliki pengaruh besar terhadap kemajuan bangsa. Seperti halnya pada sektor bisnis yang mana mengalami transformasi fungsi dan operasional bagi kegiatan dan pelaku bisnis. 
 
Untuk itu, generasi milenial yang juga sebagai pelaku bisnis, diharapkan dapat memanfaatkan media digital guna membangun personal branding suatu bisnis di era pandemi.
 
"Step praktis untuk melakukan go digital to business, yaitu memaksimalkan yang ada jangan muluk-muluk, lakukan kolaborasi dengan konsisten, ikuti pasar, dan memanfaatkan relasi di media sosial, serta step akhir yakni cakap dalam memanfaatkan peluang," ujar Semuel.
 
Baca: Penerapan Teknologi Digital Bikin Bandara AP II Lebih Hemat
 
Sementara Anggota DPR Komisi 1 Rizki Sadig berharap generasi milenial menggunakan kesempatan yang ada. Salah satunya yakni pemerintah telahh secara masif memperluas jangkauan terhadap jaringan digital.
 
Selain itu adanya persamaan antara dunia nyata dengan dunia maya, artinya terdapat banyak orang baik dan juga orang jahat, banyak orang yang melakukan cyber crime dan banyak juga yang menebarkan kebaikan pada media digital. 
 
"Untuk itu, kita harus bijak dalam mengaplikasikan kemampuan media digital dengan cara yang baik, kita juga harus berhati-hati dalam menghadapi tawaran-tawaran dalam alat komunikasi". Kata Rizki.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ALB)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan