Direktur Utama Rekind Triyani Utaminingsih. Dok. Rekind
Direktur Utama Rekind Triyani Utaminingsih. Dok. Rekind

Tingkatkan Kinerja, Rekind Dorong Penguatan Budaya Anti Suap

Eko Nordiansyah • 13 Agustus 2022 07:15
Jakarta: PT Rekayasa Industri (Rekind) meningkatkan integritas dan penguatan sistem pengendalian internal serta penguatan budaya anti suap di lingkungan kerja. Upaya ini dilakukan melalui sosialisasi Integrasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dengan Fraud Control System (FCS) kepada karyawan.
 
Direktur Utama Rekind Triyani Utaminingsih mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan komitmen karyawan dalam mendukung implementasi anti penyuapan di lingkungan kerja Rekind. Upaya ini sekaligus menutup celah terjadinya kecurangan (fraud).
 
"Penerapan SMAP merupakan suatu keputusan strategis bagi perusahaan yang dapat membantu perusahaan guna meningkatkan kinerjanya secara keseluruhan serta menyediakan dasar yang kuat untuk inisiatif pembangunan berkelanjutan," kata dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 13 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Metode SMAP menggunakan pendekatan proses sebagai dasar pengembangan manajemen anti penyuapan yang dikorelasikan dengan aktivitas organisasi dan sumber daya manusia sebagai input yang diproses menjadi output. Efektifitasnya terletak pada pengelolaan sejumlah proses organisasi secara sistematis dan memberikan nilai tambah secara berkelanjutan melalui metode Plan, Do, Check, Act (PDCA).
 
Baca juga: Erick Thohir: Transformasi Naikkan Peringkat Perusahaan BUMN

Ia menjelaskan, SMAP merupakan sistem manajemen yang dianggap terbaik dan dijadikan standar internasional untuk mengantisipasi praktik suap dengan menerapkan sistem komunikasi yang mewajibkan semua orang dalam suatu organisasi paham standard operating procedure SMAP. 
 
"Pelaksanaan SMAP yang berbasis manajemen risiko. Manajemen risiko membantu mengidentifikasikan risiko penyuapan dan mengambil langkah mitigasi yang tepat untuk mengendalikan risiko dalam rangka mencegah terjadinya penyuapan yang tidak diatur secara detail dalam SMAP," tambah Yani.
 
Dari segi bisnis, Ia mengungkapkan, SMAP dapat mengurangi potensi kerugian finansial. Dengan demikian, proses bisnis di perusahaan akan semakin efisien sehingga dapat meningkatkan daya saing Rekind dalam kancah pertarungan bisnis.
 
"Sebuah organisasi yang dikelola dengan baik diharapkan memiliki kebijakan kepatuhan yang baik dengan didukung oleh sistem manajemen yang tepat dalam mematuhi kewajiban hukum dan komitmen tinggi terhadap integritas perusahaan," pungkas dia.
 
(END)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif