Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: dok Kementerian BUMN.
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: dok Kementerian BUMN.

Erick Thohir: Transformasi Naikkan Peringkat Perusahaan BUMN

Annisa ayu artanti • 11 Agustus 2022 17:07
Jakarta: Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berhasil menduduki peringkat teratas dalam daftar 100 perusahaan terbesar yang dikeluarkan Majalah Fortune Indonesia berdasarkan pendapatan tahun fiskal 2021.
 
"Alhamdulillah, transformasi ini dapat berkontribusi lebih bagi negeri. Kita bisa lihat dalam daftar tersebut, lima besar didominasi BUMN, ada Pertamina di peringkat pertama, PLN di nomor dua, lalu di peringkat empat dan lima ada BRI dan Telkom Indonesia. Di luar itu, ada Bank Mandiri di peringkat enam dan MIND ID yang menduduki posisi sepuluh," ujar Menteri BUMN Erick Thohir dalam keterangan tertulis, Kamis, 11 Agustus 2022.
 
Menurutnya, pencapaian luar biasa ini merupakan bukti nyata dari keberhasilan transformasi di BUMN. Tak hanya itu, ia juga menyebutkan 20 perusahaan terbesar yang dirilis Fortune juga berasal merupakan BUMN.
 
Baca juga: Erick Thohir Klaim Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2022 Berkat BUMN

Berikut rincian 20 perusahaan BUMN yang masuk rilis majalah Fortune:

  1. Pupuk Indonesia di peringkat 13.
  2. BNI peringkat 14.
  3. Semen Indonesia peringkat 26.
  4. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) peringkat 27.
  5. Krakatau Steel peringkat 30.
  6. BTN peringkat 32.
  7. KAI peringkat 46.
  8. Wijaya Karya peringkat 47.
  9. PT PP peringkat 50.
  10. Jasa Marga peringkat 60.
  11. Kimia Farma peringkat 72.
  12. Waskita Karya peringkat 78.
  13. Adhi Karya peringkat 83.
Ia mengungkapkan, laporan Fortune ini memberikan gambaran positif bagi perekonomian Indonesia. Pasalnya, sebanyak 80 perusahaan dalam 100 teratas berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan pada 2021. Padahal pada daftar yang sama pada 2020, hanya 30 perusahaan yang berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang menarik, Fortune menilai pembentukan sejumlah holding BUMN memiliki dampak besar dalam peningkatan pertumbuhan pendapatan bagi BUMN," ucapnya.
 
Erick pun mengklaim berkat transformasi yang dilakukan BUMN juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,44 persen y-o-y dalam kuartal II 2022, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Jumat, 5 Agustus 2022. Dengan total aset BUMN yang mencapai sekitar Rp9.000 triliun pada 2021, kontribusi BUMN terhadap PDB mencapai 53 persen.
 
Selain mencatatkan pertumbuhan laba, BUMN tetap menjalankan fungsinya sebagai motor penggerak proyek-proyek yang menyerap tenaga kerja di tengah sikap pesimistis masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi covid-19.
 
"BUMN sebagai sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia harus mampu tampil dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, keseimbangan pasar, dan yang terpenting memastikan pembukaan lapangan kerja dapat terus terjadi," jelasnya.
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif