Ilustrasi. Foto: Paxels.
Ilustrasi. Foto: Paxels.

5 Kiat Jaga Mental Tetap Sehat di Tengah Tekanan Bisnis dan Ekonomi

Annisa ayu artanti • 13 Juni 2026 14:10
Ringkasnya gini..
  • Kesehatan mental berpengaruh langsung terhadap produktivitas dan keputusan bisnis.
  • Menjaga pola hidup sehat dan waktu istirahat membantu mengurangi risiko burnout.
  • Dukungan sosial dan pola pikir yang tepat membuat pebisnis lebih tangguh menghadapi tekanan.
Jakarta: Menjalankan bisnis tidak selalu berjalan mulus. Ada kalanya penjualan menurun, biaya operasional naik, pasar berubah cepat, hingga ketidakpastian ekonomi global membuat banyak pelaku usaha harus bekerja ekstra keras.
 
Di tengah tekanan tersebut, kesehatan mental sering kali menjadi aspek yang terlupakan. Padahal, kondisi psikologis yang stabil justru menjadi modal penting bagi pengusaha untuk tetap fokus, produktif, dan mampu mengambil keputusan yang tepat.
 
Saat mental terjaga, pebisnis akan lebih siap menghadapi tantangan, beradaptasi dengan perubahan, dan menemukan peluang baru meski kondisi pasar sedang tidak ideal.

Mengapa kesehatan mental penting bagi pebisnis?

Menjaga kesehatan mental bukan hanya soal kesejahteraan pribadi. Dampaknya juga sangat besar terhadap performa bisnis.

Melansir laman BCA Prioritas, Sabtu, 13 Juni 2026, sebuah studi yang dipublikasikan Frontiers in Psychology terhadap 217 pengusaha menemukan bahwa kesehatan mental memiliki hubungan positif dengan efisiensi dan operasional usaha.
 
Sementara itu, penelitian yang dipublikasikan PubMed menunjukkan bahwa tekanan mental yang tinggi dapat menurunkan produktivitas, kualitas pengambilan keputusan, hingga performa kerja secara keseluruhan.
 
Artinya, menjaga kesehatan mental bukan lagi sekadar kebutuhan pribadi, melainkan bagian dari strategi bisnis jangka panjang.
 
Baca juga: Kenapa Kecemasan Sering Muncul di Malam Hari? Ini Penjelasan Ahli

1. Kenali sumber stres sejak awal

Menjadi pemilik bisnis berarti harus siap menghadapi berbagai risiko, mulai dari masalah keuangan, persaingan pasar, hingga tekanan operasional sehari-hari.
 
Karena itu, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengenali sumber stres yang paling sering muncul.
 
Dengan memahami apa yang menjadi pemicu tekanan, kamu bisa menyusun solusi yang lebih rasional dan terukur dibanding bereaksi secara emosional.

2. Tetapkan batas antara kerja dan waktu pribadi

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pelaku usaha adalah bekerja tanpa mengenal waktu.
 
Padahal, penelitian menunjukkan bahwa batas yang jelas antara waktu kerja dan waktu istirahat dapat membantu mengurangi risiko burnout sekaligus meningkatkan produktivitas.
 
Meski bisnis sedang menghadapi tekanan, usahakan tetap memiliki waktu untuk beristirahat, berkumpul bersama keluarga, atau melakukan aktivitas yang disukai.

3. Jaga pola hidup sehat

Tubuh yang sehat akan membantu pikiran tetap stabil saat menghadapi tekanan bisnis. Penelitian dari Aston University menemukan bahwa pengusaha yang memiliki pola hidup sehat cenderung memiliki daya tahan mental atau resilience yang lebih baik dibandingkan mereka yang mengabaikan kesehatan fisik.

4. Bangun lingkaran dukungan yang positif

Menjalankan bisnis sendirian sering kali membuat seseorang merasa terisolasi. Karena itu, penting untuk memiliki mentor, komunitas bisnis, atau teman diskusi yang bisa menjadi tempat bertukar pikiran saat menghadapi tantangan.
 
Dukungan sosial terbukti mampu membantu menjaga kestabilan mental dan memberikan perspektif baru terhadap masalah yang sedang dihadapi. Tidak jarang solusi terbaik justru muncul dari pengalaman orang lain yang pernah mengalami situasi serupa.

5. Jangan samakan nilai diri dengan hasil bisnis

Salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan pengusaha adalah menganggap kegagalan bisnis sebagai kegagalan pribadi. Padahal, naik turunnya performa usaha merupakan bagian alami dari perjalanan bisnis.
 
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pebisnis yang mampu memisahkan identitas diri dari hasil bisnis cenderung lebih tenang, objektif, dan cepat bangkit ketika menghadapi kegagalan.
 
Ketika kondisi ekonomi sedang tidak menentu, menjaga kesehatan mental bisa menjadi investasi yang sama pentingnya dengan mengelola keuangan atau strategi pemasaran. Mental yang kuat membantu pengusaha tetap fokus, adaptif, dan mampu melihat peluang di tengah tekanan.
 

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan