Ilustrasi ekspor ikan. Foto : Medcom.id.
Ilustrasi ekspor ikan. Foto : Medcom.id.

Startup Ini Salurkan Penjualan Ikan dan Udang Capai Rp8 Triliun

Antara • 11 Oktober 2023 17:51
Bandung: Perusahaan teknologi akuakultur eFishery telah memfasilitasi transaksi penjualan ikan dan udang senilai total Rp8 triliun serta transaksi penjualan pakan ikan dan udang sebesar Rp4 triliun selama satu dekade perusahaan berdiri atau sejak 2013.
 
baca juga: ID Food Terapkan Bursa Ikan Berbasis Blockchain, Caranya?

"Sudah hampir 200 ribu pembudidaya dan petambak di 28 provinsi yang tergabung di eFishery dan kita menjadi distributor pakan sekaligus supplier ikan dan udang yang terbesar di Indonesia, tanpa kita mengolah satu kolam pun dan kita membudidayakan para pembudidaya dan petambak tadi," kata CEO dan Co-Founder eFishery Gibran Huzaidah, dilansir Antara, Rabu, 11 Oktober 2023.
 
Dari sisi ekonomi, lanjutnya, eFishery telah berkontribusi hampir tiga persen dari total PDB perikanan di Indonesia. Kemudian, melalui produk pertamanya yakni eFeeder berupa pemberi pakan ikan otomatis mampu mempercepat siklus panen hingga 74 hari dan meningkatkan efisiensi pakan hingga 30 persen.
 
Kemudian, melalui kerja sama dengan beberapa institusi finansial yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), eFishery memberikan akses ekonomi digital yang inklusif bagi para pembudidaya ikan dan petambak udang telah menyalurkan Rp1,07 triliun untuk 24 ribu pembudidaya ikan dan petambak udang di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, Gibran mengatakan bahwa ketika pertama kali eFishery hadir di Indonesia, industri akuakultur masih merupakan industri yang belum banyak dilirik orang, sementara potensi dan pasarnya masih sangat menjanjikan bila dimanfaatkan dengan baik.
 
Kini, pesatnya pertumbuhan industri perikanan Indonesia dalam beberapa tahun belakangan membuat banyak perusahaan turut berpartisipasi dalam sektor perikanan budidaya dan perikanan tangkap dengan fokus yang berbeda.
 
"Segala hal yang hadir dalam industri ini menjadi sebuah pencapaian, yang membuktikan bahwa makin banyak pihak yang peduli dengan masalah yang ada. Oleh karena itu, eFishery akan terus hadir membawa solusi yang inovatif berbasiskan teknologi untuk mendukung perkembangan industri akuakultur Indonesia dan ekosistem yang tergabung di dalamnya," ujarnya.

Ekspor udang ke AS dan Tiongkok

Adapun dalam waktu dekat, eFishery akan berfokus mengembangkan ekspor udang ke Amerika Serikat dan Tiongkok  kemudian memulai ekspor nila ke pasar Amerika Serikat pada kuartal empat 2024. Setelah berhasil masuk ke pasar Amerika Serikat dan Tiongkok.
 
"Jadi, ekspor ini nanti jadi poin utamanya alasannya cukup clear (jelas) ya karena biasanya market-market yang ada di Indonesia ini domestik dan low value added. Kalau kita bisa masuk ke market yang ada luar jadi lebih besar opportunity-nya dan semua produksi bukan hanya perikanan tapi produksi pangan yang besar besar pasti mereka ekspor," tutur dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan