Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

Optimalkan Pelayanan Publik, LAN Tingkatkan Kompetensi Digital ASN

Eko Nordiansyah • 17 November 2022 21:20
Jakarta: Lembaga Administrasi Negara (LAN) menilai birokrasi digital merupakan sebuah tantangan baru pascapandemi. Apalagi pandemi telah menyebabkan stagnasi birokrasi, dimana pemerintah tidak dapat memberikan pelayanan terhadap masyarakat dikarenakan adanya pembatasan-pembatasan aktivitas sosial.
 
Kepala LAN Adi Suryanto mengatakan, pembatasan aktivitas selama pandemi justru mendorong birokrasi untuk beradaptasi dengan cepat dengan pelayanan publik berbasis digital. LAN mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan kompetensi digital guna menghasilkan pelayanan publik yang optimal.
 
"Pandemi covid-19 belum berlalu sepenuhnya, oleh karena itu perlu adanya inovasi-inovasi baru terutama dalam rangka meningkatkan pelayanan publik yang cepat, murah dan sederhana," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 17 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Data yang dirilis oleh McKinsey juga menunjukkan bahwa terdapat fenomena peningkatan interaksi digital di seluruh benua terutama akibat pandemi covid-19. Seiring dengan hal tersebut, maka seluruh dunia dipaksa untuk beradaptasi dengan proses bisnis secara digital termasuk dalam pemberian pelayanan publik kepada masyarakat.
 
Adi menjelaskan, beberapa tantangan dalam transformasi digital antara lain peningkatan pelayanan digital serta dukungan sumber daya yang memadai baik sarana dan prasarana maupun SDM-nya. Selain itu juga perlu ada kolaborasi berbagai pihak baik antar instansi pemerintah, sektor swasta dan akademisi.
 
"Jangan ada lagi silo mentality yang merasa memiliki keunggulan sendiri, melainkan dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menemukan model dan solusi yang tepat dalam rangka meningkatkan konektivitas digital," tegasnya
 
Untuk itu, ia menegaskan, LAN akan terus berkomitmen untuk mendukung percepatan tata kelola digital antar kementerian, lembaga dan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan birokrasi yang lebih lincah dan adaptif. Tujuannya agar tercipta pelayanan publik yang semakin optimal.
 
Baca juga: Wapres Instruksikan ASN Muda Papua Tidak Bekerja Biasa-biasa Saja

 
Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Abdullah Azwar Anas mengungkapkan, reformasi birokrasi menjadi prioritas pemerintah dalam menciptakan pelayanan publik yang excellent. Untuk itu dibutuhkan dukungan berbagai pihak, baik para pakar, praktisi dan akademisi.
 
"Kami berharap kegiatan ini akan memiliki kebermanfaatan dalam mendorong reformasi birokrasi yang terkait dengan digitalisasi birokrasi, pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan ekonomi agar Indonesia segera bangkit pascacovid-19," ungkapnya.
 
Sejalan dengan tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga S. Uno menjelaskan, digitalisasi dan teknologi telah mengubah tatanan ekonomi dan sosial kemasyarakatan. Hal ini mendorong pemerintah untuk mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat serta mudah untuk diakses.
 
"Oleh karena itu, transformasi pelayanan publik yang berbasis digital menjadi sangat penting dan urgent untuk segera diimplementasikan hal sebagai upaya mengakselerasi pemulihan ekonomi Indonesia," ujar Sandiaga.
 
(END)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif