Ilustrasi, pabrik Pupuk Kaltim. Foto: dok Pupuk Kaltim.
Ilustrasi, pabrik Pupuk Kaltim. Foto: dok Pupuk Kaltim.

Terminal Khusus Pupuk Kaltim Terapkan Pelabuhan Sehat

Husen Miftahudin • 28 November 2022 19:46
Jakarta: Terminal Khusus (Tersus) PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus mewujudkan penyelenggaraan pelabuhan sehat dalam mendukung aktivitas bisnis perusahaan. Upaya tersebut membuat Tersus Pupuk Kaltim meraih penghargaan Pelabuhan Sehat 2022 dari Kementerian Kesehatan.
 
VP Pelabuhan dan Pengapalan Pupuk Kaltim Sidiq Purnomo Nugroho mengungkapkan, Pupuk Kaltim berkomitmen mewujudkan lingkungan pelabuhan yang bersih, aman, nyaman dan sehat bagi komunitas pekerja serta masyarakat pelabuhan, sehingga dalam melaksanakan aktivitas tidak menimbulkan risiko kesehatan.
 
"Sejak 2020, Pelabuhan Pupuk Kaltim telah ditetapkan sebagai salah satu dari delapan pelabuhan sehat di Indonesia oleh Kementerian Kesehatan. Hal ini ditindaklanjuti melalui berbagai pengembangan program dalam mendukung aktivitas pelabuhan sehat guna mengantisipasi potensi risiko kesehatan," ujar Sidiq dalam keterangan tertulis, Senin, 28 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dijelaskannya, pemenuhan unsur pelabuhan sehat dilaksanakan Pupuk Kaltim melalui serangkaian upaya, mulai dari pengawasan sanitasi kapal secara rutin dengan rekomendasi hasil pemeriksaan yang lebih cepat. Selanjutnya penyediaan air siap minum melalui keran dan sarana lainnya, instalasi pengelolaan limbah sesuai standar, serta pemantauan kualitas udara ambien dan kebisingan di lingkungan pelabuhan secara berkala.
 
Selanjutnya memastikan lingkungan pelabuhan terbebas dari tikus dan kecoa, House Indeks Aedes Aegypti rendah, serta Man Hour Density (MHD) Anopheles dan kepadatan lalat di tempat penampungan sampah sementara juga rendah.
 
Selain itu, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat bagi para pekerja juga menjadi perhatian Pupuk Kaltim, dengan mendorong optimalisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta keamanan dan ketertiban di lingkungan pelabuhan.
 
"Seluruh indikator tersebut melalui verifikasi Kementerian Kesehatan, hingga dinyatakan memenuhi kriteria pelabuhan sehat sesuai Permenkes 44 Tahun 2014," tandas Sidiq.
 
Termasuk selama pandemi covid-19, pelabuhan Pupuk Kaltim melakukan sejumlah upaya konkret bagi seluruh aktivitas sandar kapal dan proses pemuatan barang. Mulai dari penerapan protokol kesehatan kerja sesuai kebijakan perusahaan, hingga mewajibkan tes PCR bagi seluruh kru kapal, utamanya yang berasal dari zona merah.
 
"Kebijakan tersebut diberlakukan tanpa terkecuali bagi seluruh kapal, sehingga potensi dan risiko kesehatan dari covid-19 bisa diantisipasi secara optimal," papar Sidiq.
 
Baca juga: GeNose C19 Mulai Digunakan di Pelabuhan Tanjung Priok

 
Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman mengungkapkan, penyelenggaraan pelabuhan sehat juga upaya Pupuk Kaltim dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan jaminan pelayanan pelabuhan yang aman dan bebas dari risiko kesehatan.
 
Pupuk Kaltim pun menggandeng KKP Kelas II Samarinda dan KSOP Kelas II Bontang pada pelaksanaan kegiatan pengawasan dan pemantauan bagi kapal masuk, sehingga aspek K3 serta implementasi pelabuhan sehat terlaksana optimal dengan evaluasi berkala.
 
"Penghargaan pelabuhan sehat ini menjadi motivasi bagi Pupuk Kaltim untuk terus meningkatkan pelayanan, serta jaminan bagi seluruh aktivitas di pelabuhan Perusahaan akan potensi risiko kesehatan," terangnya.
 
Peningkatan komitmen dan pelayanan pelabuhan sehat juga terus dimaksimalkan Pupuk Kaltim, seperti pemeliharaan dan penambahan fasilitas, hingga evaluasi serta pengujian kualitas lingkungan secara berkala, sehingga seluruh aktivitas yang berjalan mampu meningkatkan kontribusi pelabuhan terhadap kinerja dan realisasi target perusahaan.
 
"Komitmen penyelenggaraan pelabuhan sehat telah menjadi bagian dari aktivitas bisnis Pupuk Kaltim dengan berbagai peningkatan yang terus dimaksimalkan, sehingga transformasi bisnis mampu didukung seluruh pihak di lingkungan Perusahaan," tutur Qomaruzzaman.
 
*Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id*
 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif