Ilustrasi Bansos. Foto: MI.
Ilustrasi Bansos. Foto: MI.

3 Unsur Penting Penyaluran Bansos agar Lebih Efektif

Antara • 22 September 2022 20:46
Jakarta: Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Teguh Dartanto mengatakan terdapat tiga unsur yang perlu diperhatikan dalam penyaluran program bantalan sosial (bansos) yaitu tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran agar dapat efektif membantu masyarakat.
 
"Proses penyaluran bantuan sosial ada tiga hal yang penting, yakni tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran. Masalahnya data base yang kita miliki tidak sebagus yang kita bayangkan," kata Teguh, dikutip dari Antara, Kamis, 22 September 2022.
 
Baca juga: Ingat! Penerima BSU Wajib Akses Informasi di Kanal Resmi

Dia mengatakan berbagai program bansos telah memberikan optimisme terhadap perekonomian nasional karena bisa memperkuat daya beli masyarakat di tengah adanya fenomena kenaikan inflasi di tingkat global maupun domestik.
 
Menurut dia, perekonomian Indonesia saat ini cukup resilient atau tahan banting, karena kuatnya sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pekerja informal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebagai akademisi, biasanya pesimistis. Tapi kali ini saya optimistis Indonesia lumayan cukup resilient menghadapi ketidakpastian di tingkat global," kata Teguh.
 
Dia mengatakan ketidakpastian di tingkat global karena konflik geopolitik di Eropa telah menyebabkan krisis energi dan krisis pangan hingga menyebabkan fenomena inflasi tinggi di banyak negara di dunia.
 
Oleh karena itu, ia mengharapkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda) untuk berkolaborasi dalam mengendalikan inflasi di tingkat daerah, sekaligus menggerakkan perekonomian setiap daerah.
 
Salah satu upaya penting yang harus dilakukan adalah kolaborasi dalam menyiapkan mitigasi risiko agar masyarakat rentan tidak terdampak, khususnya dalam melakukan pendataan.
 
"Pemda perlu berperan lebih untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat," kata Teguh.
 
Untuk merespons kondisi global, ia menilai, penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan penyesuaian suku bunga acuan yang dilakukan di dalam negeri merupakan langkah yang tepat.
 
Seperti diketahui, pemerintah telah menyiapkan anggaran bansos sebesar Rp24,17 triliun yang terbagi menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp12,4 triliun, Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp9,6 triliun, dan sebesar Rp2,17 untuk subsidi transportasi dan perlinsos tambahan.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif