Wings Air. Foto: MI.
Wings Air. Foto: MI.

Netizen Panik Lihat Cable Tie di Pesawat Wings Air, Ini Faktanya

Arif Wicaksono • 01 Juni 2026 14:03
Denpasar:  Sebuah video yang menampilkan dugaan penggunaan cable tie pada bagian komponen pesawat Wings Air, bagian dari Lion Air Grup di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, viral di media sosial dan memicu perdebatan warganet terkait aspek keselamatan penerbangan.
 
Baca juga:  Terancam 8 Tahun Penjara, Ini Fakta-fakta Penumpang Lion Air Teriak Bom di Pesawat

Video tersebut pertama kali diunggah oleh seorang warga negara asing (WNA) dan kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat bagian baling-baling pesawat yang diduga diikat dengan pengikat sederhana, sehingga menimbulkan spekulasi publik mengenai kondisi teknis armada. 
 
Sejumlah warganet mempertanyakan standar keselamatan penerbangan, mengingat industri aviasi memiliki regulasi ketat terkait kelayakan operasional pesawat. Namun, sebagian lainnya menilai komponen yang terlihat bukan bagian utama dari sistem penggerak pesawat.
 
Menanggapi hal tersebut, Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menegaskan bagian yang terlihat dalam video bukan merupakan kerusakan pada baling-baling pesawat Wings Air
.
Ia menjelaskan, pengikat yang tampak digunakan untuk menjaga posisi sementara lapisan pelindung (deicer) pada baling-baling yang mengalami sedikit pergeseran. Komponen tersebut, kata dia, tidak berkaitan dengan struktur utama yang berfungsi menghasilkan daya dorong pesawat. Penggunaan pengikat tersebut merupakan bagian dari prosedur perawatan yang mengacu pada Aircraft Maintenance Manual (AMM) dari pabrikan, dan dilakukan oleh teknisi berlisensi. 

Ia menambahkan, setiap proses perawatan pada pesawat Lion Air dilakukan sesuai standar keselamatan yang ketat, termasuk pemeriksaan lanjutan untuk memastikan seluruh komponen berfungsi normal tanpa mengganggu kinerja operasional pesawat. Menurutnya, penggunaan cable tie dalam konteks tertentu dapat menjadi bagian dari prosedur teknis yang diperbolehkan dalam dunia perawatan pesawat, selama sesuai dengan standar pabrikan dan regulasi penerbangan.
 
Lion Air juga menegaskan bahwa aspek keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Seluruh armada menjalani perawatan rutin, baik terjadwal maupun tidak terjadwal, sesuai ketentuan yang berlaku di industri aviasi. Saat ini, pesawat Lion Air yang videonya viral tersebut disebut tengah menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai bagian dari proses verifikasi teknis internal.
 
“Pesawat tidak akan dioperasikan apabila belum memenuhi standar keselamatan dan kelayakan udara. Seluruh keputusan operasional didasarkan pada hasil inspeksi teknis oleh personel berwenang,” tambahnya.
 
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi tambahan dari otoritas bandara maupun regulator penerbangan terkait video yang beredar tersebut.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan