Pernyataan MUI soal kehalalan vaksin Zifivax. DOK MUI
Pernyataan MUI soal kehalalan vaksin Zifivax. DOK MUI

Produsen Komitmen Suplai 50 juta Dosis Vaksin Zifivax Tahun Ini

Ekonomi covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin Zifivax
Al Abrar • 09 Oktober 2021 17:43
Jakarta: Director of Marketing and Partnerships PT Jakarta Biopharmaceutical Industry (JBio) Chairuddin Yunus bersyukur vaksin zifivax dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Vaksin yang diproduksi oleh Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical asal Tiongkok itu dikembangkan di Indonesia dengan bekerja sama dengan JBio.
 
"Kami bersyukur zifivax dinyatakan halal oleh MUI. Semoga kerja keras kami dalam memproduksi vaksin dan melalui proses panjang pengujian dapat bermanfaat untuk Indonesia dalam mempercepat vaksinasi covid-19," kata Chairuddin melalui keterangan tertulisnya, Sabtu, 9 Oktober 2021.
 
Chairuddin mengatakan, uji klinik vaksin zifivax di Indonesia telah dilaksanakan di Jakarta dan di Bandung dengan 4.000 subjek. Kapasitas produksi produsen sekitar 200-300 juta dosis vaksin untuk produk jadi dan 1 miliar dosis untuk produk setengah jadi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Produsen berkomitmen untuk dapat menyuplai 50 juta dosis untuk pemerintah Indonesia di tahun ini. Untuk tahun 2022, produsen berkomitmen untuk menyuplai 20-25 juta dosis per bulan untuk pemerintah Indonesia.
 
"Selain target menyuplai vaksin, kami juga berkomitmen melakukan transfer teknologi agar zifivax dapat diproduksi di dalam negeri oleh putra-putri Indonesia," ungkapnya.
 
Sebelumnya, Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menetapkan fatwa Nomor 53 Tahun 2021 tentang vaksin zifivax hukumnya suci halal. Keputusan diambil setelah Komisi Fatwa MUI melakukan serangkaian penelitian dan pengkajian secara syari.
 
Baca, MUI: Vaksin Zifivax Suci dan Halal
 
Dalam telaahan tim auditor LPOM Komisi Fatwa MUI, menyebut proses produksi vaksin zifivax tidak ditemukan pemanfaatan barang haram dan atau najis, dalam ingredients (bahan; red.) dan juga dalam proses produksinya. Sebagaimana mekanisme yang sudah ditetapkan di MUI, dokumen-dokumen untuk kepentingan pemfatwaan vaksin zifivax juga telah diverifikasi oleh tim dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan.
 
Baik pemeriksaan berbasis dokumen, lanjut Asrorun, maupun pemeriksaan berbasis kunjungan lapangan atau audit langsung dengan visitasi yang dilakukan oleh tim auditor ke pabrik Zhifei Longcom Biopharmaceutical Co, Ltd di Hefei, China. Baik pada aspek teknis, ingredients berikut pada proses produksi maupun aspek syar'inya. 
 
"Kedua, vaksin covid-19 produk Anhui sebagaimana angka satu, boleh digunakan dengan syarat terjamin keamanannya menurut ahli atau lembaga yang kompeten," jelas Asrorun.
 
Ditekankan dia, poin yang kedua ini menjadi penting karena kebolehan penggunaan vaksin zifivax terikat oleh aspek ketoyiban, aspek keamanan juga efikasi. MUI berharap rekomendasinya memiliki kesamaan pandang dengan pemerintah terkait komitmen penanggulangan covid-19, salah satunya dengan perluasan akses terhadap vaksin bagi masyarakat. 
 
"Alhamdulillah dengan adanya satu produk yang memenuhi halal dan toyib sebagaimana ditetapkan juga oleh Badan POM, maka MUI mengharapkan pemerintah terus mengikhtiarkan dengan memprioritaskan pengadaan vaksin yang halal semaksimal mungkin," ucapnya.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif