Ilustrasi Infrastruktur. Foto: MI/Angga Yuniar
Ilustrasi Infrastruktur. Foto: MI/Angga Yuniar

Waduh, Pemerintah Buka Opsi Tunda Pembayaran Proyek Gegara Harga BBM

Annisa ayu artanti • 09 September 2022 19:09
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan akan memilih opsi penundaan pembayaran proyek atau utang ke kontraktor.
 
Pasalnya, terjadi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang bakal memengaruhi pembiayaan proyek pembangunan pemerintah.
 
Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Kementerian PUPR Endra Atmawidjaja menjelaskan, beban yang paling besar ialah kenaikan BBM jenis solar dan aspal sekitar 15-20 persen. Namun, pihaknya menekankan proyek strategis nasional (PSN) pada tahun ini harus berjalan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami tidak ingin menunda proyek PSN di tahun ini. Kami bisa saja membayarnya di 2023. Jadi, proyek di tahun ini diselesaikan, tapi dibayarkan (ke kontraktor) di 2023," ungkapnya dilansir Media Indonesia, Jumat, 9 September 2022.
 
Baca juga: Pertamina Pastikan Stok BBM Subsidi Aman dan Sanksi Bagi SPBU Nakal 

Adapun skema pembayaran utang ke kontraktor pernah dilakukan Kementerian PUPR pada 2020, ketika badai pandemi covid-19 mulai melanda Indonesia.
 
Opsi tersebut dikatakannya akan diajukan kembali di tengah kenaikan harga BBM. Endra menyebut, ada penyesuaian tarif dalam pembiayaan proyek pemerintah, bukan recofusing anggaran.
 
"Kita tidak ingin target (PSN) 2022 bergeser. Nanti langkah ini diatur dalam aturan, seperti keputusan presiden, yang diturunkan dalam peraturan menteri, yang akan jadi rujukan kontraktor," imbuh Endra.
 
Presiden Joko Widodo, lanjut dia, akan menggelar sidang kabinet bersama sejumlah menteri dalam waktu dekat. Tujuannya, mengatasi eskalasi kenaikan harga barang dan jasa imbas penyesuaian harga BBM, yang memengaruhi proyek pemerintah.
 
"Kami menunggu arahan sidang kabinet, karena menyangkut kenaikan harga barang, jasa, aspal dan material lain. Apakah pemerintah akan menetapkan situasi ini sebagai kondisi kahar? Misalnya, terhadap penyelesaian kontrak," pungkasnya.

 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif