Ilustrasi. FOTO: MI/Barry Fatahilah
Ilustrasi. FOTO: MI/Barry Fatahilah

Menarik! Alat Ini Bisa Bikin Emisi Karbon Bakal Turun, Pake Apa?

Angga Bratadharma • 28 September 2022 07:15
Jakarta: Pertamina NRE mendukung upaya PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam menurunkan emisi karbon melalui penyediaan PLTS di Stasiun Gambir. Acara peresmian dilaksanakan di Stasiun gambir dan dihadiri Direktur Keuangan KAI Salusra Wijaya beserta beserta jajaran direksi dan Direktur Proyek dan Operasi Pertamina NRE Norman Ginting.

Norman menyampaikan pemanfaatan PLTS di wilayah kerja KAI merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan kedua entitas pada 9 Maret 2022 perihal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan di Aset KAI.
 
Menurutnya BUMN didorong untuk berperan besar dalam upaya dekarbonisasi. Pemanfaatan energi terbarukan seperti inisiasi KAI ini akan berkontribusi pada penurunan emisi. Untuk itu pihaknya sangat antusiasme dengan kolaborasi yang terjalin.
 
"Kami sangat menyambut baik peluang kolaborasi-kolaborasi lainnya yang akan mendorong pencapaian target net zero emission," ujar Norman, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 28 September 2022.
Baca: Mau Minjem Duit Lewat Pinjol? Simak Dulu Nih soal Bunga-bunganya

Salusra mengatakan pemasangan PLTS ini merupakan upaya transisi energi yang dilakukan KAI dengan menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk suplai energi listrik di berbagai aset KAI. Ia menambahkan implementasi solar panel di stasiun dan kantor KAI merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-77 KAI yang bertema 'Bangkit Lebih Cepat, Melayani Lebih Baik'.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di momen ulang tahunnya ini, KAI ingin turut serta menghijaukan Indonesia melalui Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pemanfaatan EBT untuk terciptanya ekosistem bisnis yang lebih baik dan berkelanjutan," kata Salusra.
 
Selain di Stasiun Gambir, KAI juga telah memanfaatkan PLTS di gedung Jakarta Railway Center. Bila ditotal, kapasitas kedua PLTS tersebut sebesar 80,5 kWp. Secara bertahap KAI akan meningkatkan kapasitas PLTS tersebut serta memperluas penggunaan PLTS di aset-asetnya yang lain.
 
"Potensi EBT lain yang dapat dikolaborasikan oleh kedua entitas adalah pemanfaatan hidrogen sebagai bahan bakar kereta api," tuturnya.
 
Di sisi lain, Pertamina NRE melalui anak usahanya, Pertamina Geothermal Energy, saat ini tengah melakukan pilot project pengembangan hidrogen hijau (green hydrogen) di area geothermal Ulubelu dengan target produksi 100 kg per hari.
 
Kolaborasi pengembangan dan pemanfaatan hidrogen telah dilakukan oleh Pertamina NRE dengan Pupuk Indonesia dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman pada 28 Juli 2021, di mana hidrogen biru maupun hijau berpotensi menjadi bahan baku amonia yang ramah lingkungan.

 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif