Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Simak! Ini 3 Langkah Pemula Bangun Startup

Annisa ayu artanti • 08 Juli 2022 19:40
Jakarta: Membangun perusahaan rintisan (startup) menjadi impian banyak orang dan pebisnis saat ini, termasuk generasi milenial. Namun, Managing Director OCBC NISP Ventura Darryl Ratulangi mengungkapkan seringkali banyak yang tidak diinginkan muncul dalam membangun sebuah startup.
 
"Sebagai founder, Anda harus memahami cara agar lebih siap memulai bisnis startup dan beberapa hal lainnya yang perlu diperhatikan," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat, 8 Juli 2022.
 
Adapun tiga langkah utama memulai bisnis startup bagi first time founder atau pemula adalah:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Menentukan 'WHY'
 
Why dalam konteks ini mengacu kepada alasan Anda berminat meluncurkan bisnis tersebut. Alasan tersebut pada umumnya berupa kombinasi dari alasan pribadi, seperti memperoleh keuntungan besar dan tanggapan untuk masalah pasar. Nantinya, 'why' ini akan menjadi dasar tujuan awal bisnis.
 
2. Menentukan ide bisnis
 
Setelah menentukan 'why', pengusaha harus menentukan ide bisnis yang ingin dilakukan. Caranya dengan menentukan problem-solution berdasarkan masalah atau kebutuhan di sekitarmu atau pada industri yang telah Anda telaah. Setelahnya, Anda dapat mencari solusi dengan memperhatikan peluang dan tren yang dapat dimanfaatkan menjadi ide dasar bisnis.
 
3. Memahami market dan model bisnis
 
Setelah memahaminya, Anda harus melakukan riset mengenai ketersediaan dan minat target pasar yang dituju. Jika target pasar tersedia dan memiliki minat yang sama dengan problem-solution yang diangkat, Anda dapat mulai menyusun produk yang ingin ditawarkan, baik dalam bentuk barang maupun jasa. Untuk memudahkan tahap ini, Anda dapat mulai dengan membuat business model canvas dengan menggunakan template di bawah.
 
Baca juga: Erick Thohir Beberkan Kunci Sukses Bangun Startup

 
Di balik kesiapan ide bisnis, ia melanjutkan terdapat dua hal yang juga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan.
 
Pertama, pastikan produk yang dibangun oleh startup Anda sudah terdiferensiasi dengan existing product. Caranya adalah dengan menganalisis strength dan weakness produk kompetitor.
 
Kedua, membangun startup tidak hanya memerlukan ide bisnis yang unik dan menjanjikan, tetapi juga membutuhkan modal. Bayangkan saja rumah yang memerlukan fondasi sebagai penopang utama dari suatu struktur bangunan.
 
"Begitu juga dengan startup yang membutuhkan modal sebagai fondasi yang akan memperkokoh dan mendukung perkembangan bisnis," pungkasnya.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif