Foto: Grafis Medcom.id
Foto: Grafis Medcom.id

5 Berita Ekonomi Terpopuler, RCEP sampai Aturan Pelaksana UU Ciptaker

Ekonomi RCEP Berita Menarik Ekonomi Sepekan Berita Terpopuler Hari Ini Berita Terpopuler Ekonomi
Ade Hapsari Lestarini • 16 November 2020 08:16
Jakarta: Berita terpopuler di kanal ekonomi Medcom.id kali ini didominasi oleh pemberitaan perjanjian perdagangan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).
 
Sebanyak 15 negara Asia-Pasifik pun telah menandatangani kesepakatan perdagangan bebas besar dalam pertemuan puncak tahunan para pemimpin Asia Tenggara dan mitra regional mereka.
 
Selanjutnya berita seputar aturan turunan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) juga masih dilirik. Berikut lima berita terpopuler di kanal ekonomi Medcom.id sepanjang Minggu, 15 November 2020.

1. Perjanjian Dagang RCEP Diyakini Genjot Ekspor Indonesia

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto yakin perjanjian perdagangan yakni Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) bakal menggenjot ekspor Indonesia. RCEP juga bakal mempercepat pemulihan ekonomi global di tengah pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"RCEP akan memberikan efek berlanjut perekonomian bagi kinerja ekspor Indonesia dan merupakan pencapaian tersendiri bagi Indonesia di kancah perdagangan internasional," kata Agus di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu, 15 November 2020.
 
Baca berita selengkapnya di sini

2. 15 Negara Asia Pasifik Sepakati Perdagangan Bebas

Sebanyak 15 negara Asia-Pasifik menandatangani kesepakatan perdagangan bebas besar dalam pertemuan puncak tahunan para pemimpin Asia Tenggara dan mitra regional mereka.
 
Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) adalah perjanjian perdagangan terbesar di dunia. Langkah ini secara progresif akan menurunkan hambatan tarif di banyak wilayah pada beberapa tahun mendatang.
 
Baca berita selengkapnya di sini

3. Sudah Ada 24 Aturan Pelaksana UU Cipta Kerja yang Dipublikasikan

Pemerintah telah mempublikasikan sebanyak 25 aturan turunan dari Undang-Undang (UU) Cipta Kerja melalui website uu-ciptakerja.go.id. Publikasi ini dalam rangka untuk menampung masukan dari masyarakat mengenai aturan pelaksana UU Cipta Kerja.
 
Dilansir Medcom.id, Minggu, 15 November 2020, 25 aturan pelaksana yang sudah dipublikasi terdiri dari 21 Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dan empat Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres).
 
Beberapa RPP yang sudah bisa diunduh adalah RPP Tentang Pendirian Badan Usaha Milik Desa, RPP Tentang Lembaga Pengelola Investasi, RPP Pelaksana Undang-Undang Cipta Kerja Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral, RPP Pelaksanaan UU Cipta Kerja untuk Kawasan Ekonomi Khusus, serta RPP Hak Pengelolaan dan Hak Atas Tanah.
 
Baca berita selengkapnya di sini

4. Pekerja dari Rumah Diusulkan Bayar Pajak 5%

Peneliti di Deutsche Bank mengusulkan agar orang yang mendapatkan hak istimewa bekerja dari rumah membayar pajak lima persen. Sehingga hal ini dapat menyubsidi orang-orang yang kehilangan pendapatan akibat virus covid-19.
 
Ahli strategi tematik Deutsche Bank Luke Templeman mengatakan dalam laporan penelitian yang diterbitkan Selasa, bahwa pajak atas "pekerja jarak jauh" sebenarnya diperlukan dan covid-19 membuat itu menjadi jelas.
 
Luke mengungkapkan bahwa bekerja dari rumah berarti banyak menghemat biaya sehari-hari seperti perjalanan, makan siang, pakaian dan kebersihan, serta kemungkinan lebih sedikit bersosialisasi.
 
Baca berita selengkapnya di sini

5. Sampoerna Dorong Perekonomian Sekaligus Putus Penyebaran Covid-19

PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) mendukung upaya pemerintah dalam memutus rantai penularan covid-19 sekaligus menggerakkan roda perekonomian melalui inisiatif Gerakan Pakai Masker (GPM).
 
Implementasi kerja sama antara Sampoerna untuk Indonesia dengan Perkumpulan Sahabat Peduli Bangsa Maju (PSPBM) yang menaungi Gerakan Pakai Masker dilakukan dengan merangkul lebih dari 50 ribu toko kelontong di seluruh Indonesia yang tergabung dalam Sampoerna Retail Community (SRC).
 
Sampoerna terus beradaptasi dengan kebiasaan baru dalam menjalankan kegiatan usaha di tengah pandemi covid-19 mulai dari penerapan protokol kesehatan dan sanitasi yang lebih ketat daripada yang dianjurkan di seluruh fasilitas produksi, gudang-gudang maupun rantai pasokan.
 
Baca berita selengkapnya di sini
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif