PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) mendukung upaya pemerintah dalam memutus rantai penularan covid-19. Foto : HM Sampoerna.
PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) mendukung upaya pemerintah dalam memutus rantai penularan covid-19. Foto : HM Sampoerna.

Sampoerna Dorong Perekonomian Sekaligus Putus Penyebaran Covid-19

Ekonomi hm sampoerna covid-19
Eko Nordiansyah • 15 November 2020 17:08
Jakarta: PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) mendukung upaya pemerintah dalam memutus rantai penularan covid-19 sekaligus menggerakkan roda perekonomian melalui inisiatif Gerakan Pakai Masker (GPM).
 
Implementasi kerja sama antara Sampoerna untuk Indonesia dengan Perkumpulan Sahabat Peduli Bangsa Maju (PSPBM) yang menaungi Gerakan Pakai Masker dilakukan dengan merangkul lebih dari 50 ribu toko kelontong di seluruh Indonesia yang tergabung dalam Sampoerna Retail Community (SRC).
 
Sampoerna terus beradaptasi dengan kebiasaan baru dalam menjalankan kegiatan usaha di tengah pandemi covid-19 mulai dari penerapan protokol kesehatan dan sanitasi yang lebih ketat daripada yang dianjurkan di seluruh fasilitas produksi, gudang-gudang maupun rantai pasokan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan total tenaga kerja langsung dan tidak langsung sebanyak 60 ribu karyawan, Sampoerna secara konsisten mengedukasi mereka untuk patuh protokol kesehatan selama bekerja, maupun ketika beraktivitas di rumah dan di tempat umum," kata Direktur Sampoerna Elvira Lianita dalam keterangan resminya, Minggu, 15 November 2020.
 
Sampoerna membagikan masker, cairan sanitasi tangan, vitamin, dan cairan disinfektan untuk dibawa pulang. Selain itu, Sampoerna membagikan dan mengharuskan pemakaian masker secara rutin, meminta para karyawan untuk disiplin menjaga jarak fisik, dan rajin cuci tangan dengan sabun dan memberikan cairan antiseptik tangan untuk dipakai secara reguler.
 
Tidak hanya kepada karyawan dan mitra usaha, perubahan juga dilakukan melalui media iklan produk, dimana Sampoerna menerapkan protokol kesehatan ketika pemeran iklan tersebut berada di area publik dengan menggunakan masker. Hal ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat dengan jangkauan yang lebih luas.
 
"Hal ini merupakan wujud komitmen Sampoerna dalam menjaga kesehatan serta keselamatan karyawan agar dapat terus bekerja dan mendapatkan penghasilan sekaligus mendukung produktivitas perusahaan dalam memastikan kualitas produk dan integritas merek terbaik bagi para konsumen dewasa, yang akhirnya turut memutar roda perekonomian," jelas dia.
 
Kickoff program Gerakan Pakai Masker ini dihadiri oleh Ketua Umum Gerakan Pakai Masker, Sigit Pramono dan Direktur PT SRC IS, Henny Susanto. PSPBM dan Gerakan Pakai Masker mengapresiasi peran Sampoerna bersama SRC dalam upayanya membangun kesadaran serta kepedulian masyarakat terhadap pentingnya memakai masker dengan bahan yang tepat dan dengan cara yang benar, sehingga meminimalisir risiko tertular maupun menularkan virus covid-19.
 
"Seiring dengan edukasi terus-menerus secara berkelanjutan oleh pemerintah mengenai pentingnya menggunakan masker yang benar, juga perlu adanya peran aktif dari berbagai kalangan termasuk pelaku usaha, dalam hal ini Sampoerna. Untuk itu, hari ini kami kukuhkan sinergi dengan Sampoerna untuk Indonesia melalui kickoff program secara daring yang juga dihadiri oleh perwakilan pelaku UMKM yang tergabung di SRC," ujar Sigit.
 
Implementasi Gerakan Pakai Masker dilakukan melalui beberapa inisiatif, yaitu melalui penyuluhan bagaimana memakai masker dengan bahan yang tepat dan dengan cara yang benar kepada lebih dari 120 ribu toko kelontong yang tersebar dari Sabang hingga Merauke menggunakan materi sosialisasi seperti stiker, poster, banner yang dibagikan melalui aplikasi digital AYO SRC.
 
Selain itu akan dilakukan pemasangan billboard tentang himbauan memakai masker yang tepat dan dengan bahan yang benar untuk lindungi diri sendiri dan orang lain dari penularan virus korona di 12 titik lokasi yang tersebar di 11 kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Medan, Palembang, dan Makassar.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif