Pencapaian ini menjadi catatan istimewa. Sejak pertama kali mengikuti proses pemeringkatan tiga tahun lalu, Peruri secara konsisten langsung meraih predikat AAA tanpa pernah mengalami penurunan peringkat.
Penilaian tersebut didasarkan pada evaluasi data komprehensif serta laporan keuangan audit per 31 Desember 2025. Dalam keterangan resminya, Pefindo menyebut bahwa obligor dengan peringkat AAA memiliki kemampuan superior dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang dibandingkan entitas lain di Indonesia.
Selain itu, Peruri juga memperoleh predikat Tingkat Kesehatan “Sangat Sehat”. Capaian ini mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam mengelola seluruh entitas di bawah Peruri Group melalui penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan efisiensi operasional yang disiplin.
Di tengah transformasi bisnis yang terus berjalan, capaian ini menjadi modal penting bagi Peruri untuk bersaing di tingkat global. Perusahaan dinilai memiliki standar manajemen risiko dan keuangan yang setara dengan perusahaan kelas dunia.
Baca Juga :
Program Pembinaan UMKM 2025 Berakhir di Karawang
Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan validasi atas strategi perusahaan yang dijalankan secara konsisten.
“Pencapaian ini adalah hasil kerja seluruh insan Peruri dalam menjaga integritas dan performa perusahaan. Sejak awal kami dipantau oleh Pefindo, peringkat AAA ini tidak pernah lepas,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu, 1 April 2026.
Kini, Peruri tidak hanya dikenal sebagai perusahaan percetakan uang dan dokumen sekuriti, tetapi juga telah bertransformasi menjadi perusahaan teknologi high security. Selain mempertahankan kompetensi di bidang security printing, Peruri juga memperkuat lini digital security melalui layanan seperti Peruri Sign (tanda tangan digital) dan Peruri Tera (stempel digital).
Melalui pencapaian ini, Peruri menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, menjaga kepercayaan pemangku kepentingan, serta memastikan keberlanjutan bisnis dalam mendukung kedaulatan dan pertumbuhan ekonomi nasional di era digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News