Energi Terbarukan. Foto ; AFP.
Energi Terbarukan. Foto ; AFP.

RUU Energi Baru Terbarukan Perlu Fokus ke Persaingan Harga

Ekonomi listrik energi listrik Energi Terbarukan
Antara • 27 September 2020 11:07
Jakarta: RUU Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dinilai perlu fokus kepada tingkat harga agar ke depannya dapat menjadi faktor insentif dan disinsentif di dalam pembangunan sumber EBT dalam bauran energi listrik nasional di berbagai daerah.
 
"Kalau harga listrik EBT masih mahal, tidak bersaing dengan sumber energi fosil, tentu akan berat untuk mendorong peran serta masyarakat ikut berkontribusi di sisi penyediaan listrik EBT ini, karena masyarakat pengguna listrik kita masih lebih tertarik pada energi yang murah dan terjangkau," kata Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto, dikutip dari Antara, Minggu, 27 September 2020.
 
Mulyanto melihat isu harga energi alternarif ini menjadi isu sentral dalam pengembangan listrik bersumber dari EBT, apalagi ketika harga batu bara dan BBM tengah merosot tajam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, ujar dia, Pemerintah perlu memaksa PLN untuk membeli listrik EBT tanpa kompensasi yang memadai juga akan membuat BUMN yang utangnya segunung ini bisa kolaps.
 
Sebelumnya dikabarkan Pemerintah berencana membuat Peraturan Presiden tentang Pembelian Tenaga Listrik EBT oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Perpres dibuat dengan tujuan agar harga listrik EBT ini lebih kompetitif. "Namun sampai hari ini Perpres belum terbit juga.

 
Halaman Selanjutnya
RUU EBT yang tengah digodok…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif