Ilustrasi larangan ekspor CPO dan turunannya - - Foto: MI/ Amiruddin
Ilustrasi larangan ekspor CPO dan turunannya - - Foto: MI/ Amiruddin

Duh, Larangan Ekspor Kini Berlaku untuk CPO dan Turunannya

Ekonomi minyak sawit minyak goreng Airlangga Hartarto Ekspor CPO CPO Sawit Bahan Baku Minyak Goreng
Eko Nordiansyah • 27 April 2022 20:53
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan larangan ekspor kini berlaku untuk semua produk crude palm oil (CPO) dan turunannya. Ketentuan ini mulai berlaku Kamis, 28 April 2022.
 
Sebelumnya, Airlangga menyebut larangan ekspor hanya untuk Refined Bleached Deodorized (RBD) Palm Olein atau bahan baku minyak goreng dengan kode HS, 15119036, 15119037, dan 15119039.
 
Namun setelah menerima masukan berbagai pihak, pemerintah memperluas larangan ekspor terhadap Red Palm Oil (RPO), (RBD) Palm Olein, Palm Oil Mill Effluent (POME), dan Used Cooking Oil.
 
"Sesuai dengan keputusan Bapak Presiden mengenai hal tersebut, dan memperhatikan pandangan dan tanggapan dari masyarakat, kebijakan pelarangan ini di-detailkan yaitu berlaku untuk semua produk, baik CPO, RPO, RBD Palm Olein, Pome, dan Used Cooking Oil," kata dia dalam video conference, Rabu, 27 April 2022.
 
Ia menambahkan, aturan lebih detail mengenai larangan ini akan dibuat dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag). "Ini seluruhnya sudah tercakup di Peraturan Menteri Perdagangan, dan akan diberlakukan malam hari ini pukul 00.00 WIB. Karena ini sesuai dengan apa yang disampaikan Bapak Presiden, ini akan berlaku tanggal 28 atau malam ini pukul 12 malam," ungkapnya.
 
Baca juga: Larangan Ekspor Bahan Baku Minyak Goreng Berlaku Mulai Besok
 
Menurut dia, kebijakan larangan ekspor akan diberlakukan hingga harga minyak goreng turun ke Rp14 ribu per liter di seluruh Indonesia. Pemerintah ingin masyarakat mendapatkan harga yang terjangkau di tengah kenaikan harga energi dunia.
 
"Bapak Presiden kembali komit bahwa rakyat Indonesia adalah prioritas utama dari kebijakan-kebijakan pemerintah. Kebijakan ini memastikan bahwa produk CPO dapat didedikasikan seluruhnya untuk ketersediaan minyak goreng curah, dan harganya Rp14 ribu per liter terutama di pasar-pasar tradisional dan untuk kebutuhan UMK," pungkas dia.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif