Pengusaha nasional Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan di Indonesia masih banyak spot-spot wisata yang belum dimanfaatkan potensinya. Sejatinya, sektor pariwisata bisa menyejahterakan rakyat dan memastikan keberlanjutan ekonomi.
"Padahal spot-spot itu bisa dikelola untuk membuka lapangan kerja, serta meningkatkan penghasilan masyarakat sekitarnya," kata Sandiaga di Jakarta, Sabtu, 12 Desember 2020.
Baca: 9 Tren Wisata Saat Pandemi Covid-19 ala Pakar UI
Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu mendukung rencana pemerintah menciptakan 10 ‘Bali Baru’. Namun, Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan pada 10 'Bali Baru' saja, melainkan harus ada 100 destinasi lainnya yang berbasis kebudayaan.
Potensi ekonomi pariwisata berbasis budaya di Tanah Air perlu dibangun menjadi industri. Nantinya, industri pariwisata dapat membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi rakyat.
"Karena di sisi budaya, di sisi seni tidak ada robotika, tidak ada artificial intelligence atau machine learning yang dapat bersaing dengan kekuatan kita dalam ekonomi berbasis budaya ini," ujar dia.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini optimistis dengan perkembangan pariwisata berbasis budaya di Tanah Air. Ia mendukung pemerintah lebih berperan dalam mengelola potensi-potensi di daerah.
"Saya pikir kita bisa memiliki masa depan yang sangat seru di industri pariwisata, jika kita fokus pada jenis pariwisata berbasis budaya ini," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News