Green shipping. Foto: Pertamina
Green shipping. Foto: Pertamina

Lewat Green Shipping, Pertamina Turunkan Emisi Signifikan di Sektor Maritim

Annisa ayu artanti • 30 April 2026 20:58
Ringkasnya gini..
  • Pertamina Patra Niaga pangkas 13 ribu ton emisi karbon dioksida hingga Maret 2026 lewat program Green Shipping yang ramah lingkungan dan efisien.
  • Speed optimization sumbang penurunan emisi 8.161 ton karbon dioksida sementara desain eco ship pangkas tambahan 4.862 ton emisi karbon.
Jakarta: PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Subholding Downstream Pertamina mencatatkan penurunan emisi lebih dari 13 ribu ton CO₂e hingga Maret 2026 melalui implementasi green shipping, sebagai bagian dari transformasi operasional distribusi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
 
Capaian tersebut berasal dari berbagai inisiatif efisiensi operasional armada, di antaranya penerapan speed optimization yang berkontribusi menurunkan emisi sebesar 8.161 ton CO₂e, serta penerapan desain kapal ramah lingkungan (eco ship design) yang memberikan tambahan penurunan emisi sebesar 4.862 ton CO₂e.
 
Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menyampaikan, penguatan green shipping menjadi langkah strategis perusahaan dalam menjawab tantangan keberlanjutan sektor energi dan maritim.

“Melalui optimalisasi operasional dan pemanfaatan teknologi yang lebih efisien, kami tidak hanya menekan emisi, tetapi juga memastikan keandalan distribusi energi nasional tetap terjaga,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 April 2026.
 
Baca juga: Jaga Ketahanan Energi di Indonesia Timur, Armada Laut Pertamina Siaga di Maluku

Mengenal green shipping

Implementasi green shipping dilakukan secara menyeluruh, mencakup optimalisasi kecepatan pelayaran, pemilihan rute yang lebih efisien, hingga pemanfaatan teknologi dan desain kapal yang mendukung efisiensi energi. Pendekatan ini memungkinkan pengurangan konsumsi bahan bakar sekaligus menekan emisi secara signifikan.
 
Selain itu, pengelolaan energi dilakukan melalui sistem pemantauan terintegrasi yang memungkinkan evaluasi berkelanjutan terhadap performa operasional kapal, sehingga efisiensi energi dapat terus ditingkatkan secara konsisten.
 
Upaya ini juga diperkuat dengan praktik operasional berkelanjutan lainnya, seperti pemeliharaan badan kapal untuk mengurangi hambatan saat berlayar (hull performance maintenance), serta pengelolaan limbah dan air kapal secara bertanggung jawab guna menjaga kelestarian ekosistem laut.
 
Melalui implementasi green shipping yang terintegrasi, PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi nasional sekaligus mendorong terciptanya sektor maritim yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan