Ilustrasi PTBA. Foto: MI
Ilustrasi PTBA. Foto: MI

3 Strategi PTBA Dukung Target Net Zero Emission

Annisa ayu artanti • 01 Desember 2022 15:28
Muara Enim: PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota holding BUMN pertambangan MIND ID menyatakan pihaknya memiliki tiga strategis khusus untuk menjadi perusahaan energi dan kimia yang peduli lingkungan. Strategi dan transformasi itu juga dilakukan untuk mendukung target Net Zero Emission di 2060, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.
 
Direktur Utama PTBA Arsal Ismail mengatakan ketiga strategi tersebut adalah peningkatan portofolio pembangkit listrik berbasis energi baru dan terbarukan (EBT). PTBA sejauh ini telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bandara Soekarno-Hatta bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II (Persero).
 
Selain dengan Angkasa Pura II, PTBA juga bekerja sama dengan Jasa Marga Group untuk pengembangan PLTS di jalan-jalan tol. Kemudian baru-baru ini, PTBA menjajaki potensi kerja sama pengembangan PLTS di lokasi operasional Semen Indonesia Group (SIG).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"PTBA mengantisipasi bahwa ke depan EBT akan semakin dapat bersaing dengan energi fosil. Seiring dengan perkembangan teknologi, EBT akan semakin efisien. Maka diversifikasi bisnis dilakukan PTBA," kata Arsal dalam keterangan tertulis, Kamis, 1 Desember 2022.
 
Baca juga: Proyek Gasifikasi Batu Bara Ditargetkan Beroperasi Kuartal IV-2027 

Lalu, strategi kedua yaitu hilirisasi batu bara dan pengembangan industri kimia dengan menyiapkan kawasan ekonomi khusus di Tanjung Enim, Sumatra Selatan, sebagai area untuk pengembangan bisnis.
 
Hilirisasi yang dilakukan PTBA yaitu proyek Coal to DME (Dimethyl Ether) sebagai bentuk komitmen perusahaan atas terbitnya Perpres Nomor 109 Tahun 2020 yang ditandatangani pada 17 November 2020 oleh Presiden Joko Widodo.
 
"Ini merupakan portofolio baru bagi perusahaan yang tidak lagi sekadar menjual batu bara tetapi juga mulai masuk ke produk-produk hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah," ujar Arsal.
 
Ketiga, Carbon Management Program yang mengintegrasikan target pengurangan karbon dalam operasional pertambangan. PTBA telah memiliki serangkaian program untuk memangkas emisi karbon.
 
Mulai dari mengganti peralatan pertambangan yang menggunakan bahan bakar fosil menjadi elektrik, sistem menerapkan pelaporan produksi secara real time dan daring, hingga reklamasi untuk memulihkan lahan bekas tambang.
 
"Transformasi tengah dijalankan PTBA untuk menjawab tantangan di masa depan. Dengan langkah-langkah ini, PTBA optimistis dapat menjadi perusahaan yang berkelanjutan dan terus berkontribusi untuk ketahanan energi nasional," ucap Arsal.
  
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif