Direktur Energi Primer PLN Hartono Wibowo memastikan pihaknya tetap mengupayakan keamanan pasokan batubara untuk pembangkit listrik selama libur Idulfitri. Metro TV
Direktur Energi Primer PLN Hartono Wibowo memastikan pihaknya tetap mengupayakan keamanan pasokan batubara untuk pembangkit listrik selama libur Idulfitri. Metro TV

Selamat Pagi Indonesia

Sistem Digital Pastikan Suplai Batubara ke Pembangkit Listrik Aman

Ekonomi BUMN PLN liburan Selamat Pagi Indonesia Lebaran 2022 Ramadan 2022
MetroTV • 05 Mei 2022 11:58
Jakarta: Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat selama libur Idul Fitri. Suplai batubara pembangkit listrik PLN masih aman dan dipantau sistem terintegrasi sehingga dapat direspons cepat.
 
“Apabila terjadi kegagalan rutin maka dilakukan suatu enforcement secara otomatis yaitu sistem digital PLN tersambung dengan sistem digitalnya yang ada di Kementerian ESDM. Sehingga pasokan batubara pembangkit PLN maupun independen sampai saat ini alhamdulillah berjalan baik,” ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia di Metro TV pada Kamis, 5 Mei 2022.
 
Darmawan mengatakan suplai listrik, terutama pembangkit batubara, memiliki rata-rata pasokan di atas 15 hari. PLN memastikan jaringan listrik tidak akan mengalami gangguan berat selama libur Idulfitri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengakui ada disparitas harga batubara domestik dan luar negeri. Namun, PLN menjamin stok batubara untuk pembangkit listrik lancar dan tidak terkendala.
 
Baca: Bos PLN Terus Lakukan Pengecekan Keandalan Listrik saat Libur Lebaran
 
Direktur Energi Primer PLN Hartono Wibowo memastikan pihaknya tetap mengupayakan keamanan pasokan batubara untuk pembangkit listrik selama libur Idulfitri. Sistem digital yang dibangun PLN bersama Kementerian ESDM tersebut akan menjadi jaminan keamanan pasokan batubara. 
 
PLN memperkirakan pergeseran konsumsi listrik di sejumlah wilayah. Pergeseran tersebut terjadi di Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat ke Jawa Tengah dan Bali. 
 
Sedangkan konsumsi sektor bisnis dan industri turun digantikan segmen pelanggan rumah tangga. Saat ini total kapasitas pembangkit PLN mencapai 64,3 gigawatt dengan beban puncak mencapai 31 gigawatt. (Leres Anbara)
 
(SUR)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif